Survei: 73,8% Publik Puas Penanganan Bencana Sumatera Oleh Pemerintah
astakom.com, Jakarta – Mayoritas masyarakat menilai positif penanganan bencana di Sumatera oleh pemerintah. Berdasarkan survei nasional Cyrus Network, sebanyak 73,8 persen responden menyatakan puas. Dari 83,7 persen responden yang mengetahui bencana tersebut, hanya 7,3 persen yang mengaku terdampak langsung.
"73,8 persen publik merasa puas dengan penanganan bencana oleh pemerintah. Dibandingkan awal bencana terjadi, 79,6 persen publik merasa penanganannya sdh cukup baik ketimbang sebelumnya," jelas Peneliti Utama Cyrus Network, Syahril Ilhami, dalam konferensi pers, Selasa (14/04/2026).
"Karena ketika kejadian ada proses pemberian bantuan, recovery dan lain sebagainya. Jika bicara hari ini, publik merasa penanganan bencana oleh pemerintah lebih baik dibanding sebelumnya," sambungnya.
Perlu Ditingkatkan
Meski demikian, survei tersebut juga mencatat adanya evaluasi. Sebanyak 95,6 persen responden menilai kualitas penanganan masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan korban terdampak.
"Meskipun informasi terkait bencana mudah diakses (dan) pemerintah mampu mengatasi dampak bencana, tapi kami mendapatkan temuan bahwa perlu ada peningkatan kualitas, khususnya terkecukupan bantuan kebutuhan korban bencana," tuturnya.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja lembaga pemerintah juga tergolong tinggi, di antaranya TNI (94,4 persen), BNPB (85,8 persen), pemerintah daerah (85,4 persen), dan Polri (79,9 persen).
Survei ini melibatkan 1.260 responden di 126 desa atau kelurahan yang tersebar di 38 provinsi pada periode 1–5 April 2026. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan teknik multistage random sampling, tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error ±2,82 persen. (ACuwan/aRsp)
Gen Z Takeaway
Intinya, mayoritas publik ngasih nilai positif buat penanganan bencana di Sumatera, udah dianggap makin oke dibanding awal kejadian. Tapi, bukan berarti tanpa catatan, karena masih banyak yang ngerasa bantuan buat korban harus lebih maksimal lagi. Jadi vibes-nya tuh: apresiasi ada, tapi tetap dorong biar pemerintah makin gercep dan tepat sasaran ke depannya.











