MBG Effect! Mentan: Dongkrak Ekonomi Pangan, Income Petani Meningkat!
astakom.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nggak cuma berfungsi buat memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga terbukti sukses mendongkrak pergerakan ekonomi sektor pangan dari hulu ke hilir.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyebut kalau MBG, berhasil meningkatkan kesejahteraan petani. Dari data yang dia peroleh, sekitar 160 juta petani dan peternak terlibat langsung dalam supply chain atau rantai pasok kebutuhan dapur program MBG.
Terlibatnya pelaku sektor produksi pangan berkontribusi buat ningkatin income petani di banyak wilayah.
"Sekitar 160 juta petani dan peternak kita mensuplai kebutuhan dapur MBG. Ini adalah program mulia, bukan hanya untuk pemenuhan gizi, tetapi untuk kemaslahatan umat," kata Mentan Amran dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (8/4/2026).
NTP tunjukkan tren peningkatan
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Februari 2026 mencapai 125,45 sekaligus menjadi level tertinggi sepanjang sejarah. Capaian itu menandai kenaikan 1,50 persen dibandingkan pada Januari 2026. Hal ini juga didorong sama Indeks Harga yang Diterima Petani (lt) sebesar 2,17 persen jauh melampaui kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) sebesar 0,65 persen.
Dari Maret 2025 NTP konsisten menunjukkan tren penguatan sampai sekarang. Pada Maret 2025 itu, NTP berada di level 123,72, terus naik menjadi 125,35 pada Desember 2025 dan melanjutkan peningkatan menjadi 125,45 pada Februari 2026.
Dia bilang program gagasan Presiden Prabowo ini manfaatnya terasa di berbagai lapisan masyarakat termasuk petani dan peternak.
"Program Bapak Presiden Prabowo sangat berpihak pada rakyat. Ini nyata, karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengangkat kesejahteraan petani dan peternak," kata Amran.
Ekosistem ekonomi pangan terintegrasi
Subsektor hortikultura (buah dan sayur) juga mengalami kenaikan paling tinggi. NTP hortikultura melonjak dari 119,62 pada Januari menjadi 139,57 pada Februari 2026. Kenaikan juga terjadi pada subsektor perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan.
Menurutnya MBG berhasil membuat ekosistem ekonomi sektor pangan yang terintegrasi dari hulu ke hilir, dari produksi di tingkat petani sampai distribusi ke masyarakat.
"Dari sawah, kandang, hingga ke dapur MBG, semuanya terhubung. Ini menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat, adil, dan berpihak pada rakyat," katanya.
Peningkatan permintaan komoditas strategis
Selain itu, permintaan terhadap sembako yang meningkat diproyeksi akan mendorong produksi nasional sekaligus buka peluang usaha baru di daerah.
"Ini akan menggerakkan ekonomi desa, meningkatkan pendapatan petani dan peternak, serta memperkuat peran UMKM di sektor pangan," katanya. (Shnty/aRsp)
Gen Z Takeaway
Program MBG ternyata nggak cuma soal gizi, tapi juga boost ekonomi pangan dari hulu ke hilir dengan libatin 160 juta petani & peternak. Dampaknya keliatan dari NTP yang all-time high, artinya income petani ikut naik dan demand pangan makin kuat. Overall, ini program jadi win-win: rakyat kebantu, petani cuan, ekonomi desa ikut gerak.








