Spill Foto Janggal di Aplikasi JAKI Diduga AI, Akhirnya Ditangani Langsung di Lapangan

Editor: Dhea Vallerina Riyon
Senin, 6 April 2026 | 16:51 WIB
Spill Foto Janggal di Aplikasi JAKI Diduga AI, Akhirnya Ditangani Langsung di Lapangan
Spill Foto Janggal di JAKI Diduga AI, Berujung Ditangani Langsung di Lapangan (astakom/seinsh)

Astakom.com, Jakarta – Dugaan membuat manipulasi laporan foto menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam merespon aduan warga di aplikasi JAKI (Jakarta Kini) mencuat setelah diunggah warganet yang menyoroti kejanggalan visual pada fitur “tindak lanjut”.

Unggahan tersebut memperlihatkan perbandingan foto sebelum dan sesudah penanganan laporan parkir liar di kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pada gambar awal, sejumlah mobil tampak terparkir di badan jalan.

Namun pada gambar tindak lanjut, kendaraan tersebut hilang, sementara posisi petugas dan elemen lain tetap identik.

Kondisi ini memicu dugaan bahwa foto tersebut bukan dokumentasi nyata di lapangan, melainkan hasil rekayasa digital menggunakan AI.

Kejanggalan visual picu sorotan

Perbedaan yang tidak konsisten dalam satu frame menjadi perhatian utama publik. Alih-alih menunjukkan progres penanganan, gambar tersebut justru dinilai tidak mencerminkan perubahan kondisi sebenarnya.

Unggahan ini kemudian viral di media sosial dan memicu kritik terhadap kredibilitas sistem pelaporan publik, terutama karena respons yang diberikan dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pramono janji sanksi tegas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung merespons kasus ini dengan memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak terkait.

“Saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa apakah itu lurahnya, yaitu Lurah di Kalisari maupun Kasubdin-nya. Siapapun yang salah, harus diberikan hukuman,” ujarnya, dikutip dari media pada Senin (6/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa sanksi akan diberikan kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk diberikan sanksi untuk itu,” katanya.

Transparansi jadi sorotan

Pramono menilai penggunaan AI untuk memalsukan laporan merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip pelayanan publik yang mengedepankan kejujuran.

“Ini tidak boleh terulang kembali, karena bagaimanapun bagi pemerintah Jakarta, transparansi itu menjadi hal yang penting. Lebih baik misalnya lah, belum selesai ya belum selesai aja daripada kemudian dilakukan dengan AI yang notabene itu membohongi,” jelasnya.

Menurutnya, penyampaian kondisi apa adanya jauh lebih penting dibandingkan memberikan kesan seolah-olah masalah telah selesai.

Update: laporan kini ditindaklanjuti langsung

Perkembangan terbaru, akun yang pertama kali mengunggah laporan tersebut menyatakan bahwa aduan telah ditangani langsung di lapangan tanpa menggunakan AI.

Dalam unggahan lanjutan, warga menyebut penanganan dilakukan pada 6 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Ia juga menyampaikan apresiasi atas respons pemerintah yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi nyata.

Foto terbaru yang dibagikan menunjukkan kondisi jalan yang telah bersih dari parkir liar, berbeda dengan sebelumnya yang menjadi sorotan karena dugaan manipulasi visual.

Risiko penyalahgunaan AI

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dalam penggunaan teknologi AI di sektor publik. Pedoman OECD menekankan bahwa AI harus digunakan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, UNESCO mengingatkan bahwa AI tidak boleh dimanfaatkan untuk memanipulasi informasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.(deA/aRsp)

Gen Z Takeaway

Kasus ini nunjukin satu hal: AI bisa bikin sesuatu terlihat “beres”, tapi publik sekarang makin jeli. Begitu ada yang janggal, langsung ke-spill. Dan ujungnya tetap sama—yang dicari itu bukan visual keren, tapi tindakan nyata.

Berita Spill JAKI AI Jakarta Kini pramono anung

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB