Polda Sulut beri Klarifikasi Usai Viral Anggotanya Mengundurkan Diri Karena Dimutasi di Minahasa
astakom.com, Jakarta — Viral di media sosial sosok polisi dimutasi diduga karena mengungkap sebuah kasus korupsi.
Anggota yang dimaksud tersebut adalah Aipda Vicky Aristo Katiandagho yang bertugas di Polda Sulawesi Utara (Sulut).
Viralnya kabar tersebut, Polda Sulut menegaskan mutasi Aipda Vicky adalah rotasi rutin dan lumrah.
"Kasus korupsi yang ditangani Polres Minahasa masih berproses/berjalan," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Alamsyah Hasibuan kepada media, kemarin (5/04/2026).
Rotasi rutin dan penyegaran Polri
Alamsyah menjelaskan mutasi terhadap Aipda Vicky dari Polres Minahasa ke Polres Talaud bukan terkait penanganan kasus korupsi di Minahasa. Dia menyebut semua itu bagian dari penyegaran Polri.
"Mutasi terhadap Vicky bukan terkait penanganan kasus korupsi tapi bagian dari rotasi rutin organisasi yang merupakan penyegaran di mana itu hal yang lumrah di institusi Polri," beber Alamsyah.
Menurutnya, jika anggota yang dimutasi tengah menangani perkara, maka penanganannya akan dilanjutkan oleh penggantinya. Ia menyebut mundurnya Vicky dari kepolisian atas kemauan sendiri.
"Vicky mengajukan pengunduran diri pada 2025 atas kemauan sendiri dan atas persetujuan istri, bukan karena tekanan atau pemecatan," imbuhnya.
Pengajuan pengunduran diri disetujui Januari 2026
Lebih lanjut, Alamsyah mengatakan pengajuan tersebut kemudian disetujui pada Januari 2026 menjelang masa pensiun dini per 1 April 2026. Alamsyah menyebut narasi yang berkembang di media sosial merupakan distorsi fakta.
"Saya mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial, untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten yang sudah diedit sedemikian rupa," pungkasnya.
Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan dalam sejumlah unggahan di media sosial, Vicky disebutkan telah mengakhiri pengabdiannya di institusi kepolisian setelah sebelumnya sempat dimutasi oleh atasannya.
Aipda Vicky kemudian mengunggah video pengunduran diri sebagai anggota Polri saat memberi hormat di depan kantor Polda Sulut. (aLf/aRsp)













