Pengiriman 100 Ton Bumbu Pasta dan Makanan Ready-to-Eat Lengkapi Persiapan Haji 2026

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Kamis, 2 April 2026 | 20:35 WIB
Pengiriman 100 Ton Bumbu Pasta dan Makanan Ready-to-Eat Lengkapi Persiapan Haji 2026
Kementerian Haji: 100 Ton Bumbu Pasta Siap Ekspor, Haji 2026 Makin Lancar! (Astakom / Kemenhaj)

astakom.com, JakartaKementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) lewat Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) memantau pengiriman awal bumbu pasta dan makanan siap saji (Ready-to-Eat/ RTE) untuk keperluan logistik Haji 2026

Pengiriman perdana ini dilakukan dari Gudang Garuda Lini di Bandara Soekarno-Hatta pada hari Kamis, (2/4/2026), dengan total 100 ton pasokan yang bakalan dikirim secara bertahap ke Arab Saudi

100 ton Bumbu & Makanan OTW Saudi 

Progress pengiriman melibatkan kerjasama PT Pos Indonesia dan Garuda Indonesia, yang menjamin rantai pasokan logistik yang terintegrasi serta distribusi udara yang efisien. 

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menegaskan kalau Kementerian Haji terlibat secara aktif dalam mengawasi semua tahap distribusi guna memastikan pemenuhan terhadap norma yang telah ditentukan. 

Quality control ketat

"Sebagai pengawas distribusi, Kementerian Haji memastikan bahwa seluruh proses logistik Haji memenuhi standar halal, standar kesehatan, standar daya tahan produk, dan pengiriman tepat waktu, untuk memastikan bahwa kebutuhan konsumsi jamaah Haji Indonesia terpenuhi," ucap Jaenal Effendi. 

Pengiriman logistik direncanakan akan dilakukan melalui berbagai penerbangan dari tanggal 2 hingga 6 April 2026.

230 ton pengiriman bertahap

Kebutuhan keseluruhan dari kedua penyedia adalah 230 ton, sementara 130 ton masih dalam tahap penjadwalan. 

Jaenal menyatakan kalau ekspor pasta dan bumbu siap saji tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para jamaah haji, tetapi juga sebagai bagian dari pengujian dan program pengembangan kapasitas untuk industri domestik.

Produk nasional mendunia

"Ini juga berfungsi sebagai uji coba dan program peningkatan kapasitas, memastikan bahwa produk Indonesia dapat memenuhi standar Arab Saudi, mengurangi ketergantungan pada impor, dan menciptakan efisiensi biaya," sambungnya. 

Kementerian Haji menegaskan kalau pengawasan distribusi logistik ini adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal buat jamaah haji, serta mendorong kemandirian dan efisiensi sistem logistik haji di Indonesia. (nAD/ aRsp)

Gen Z Takeaway

​POV: Persiapan Haji 2026 bener-bener next level! Kemenhaj lagi gercep banget pastiin 100 ton bumbu pasta dan makanan siap saji (RTE) buatan lokal dikirim ke Arab Saudi lewat Bandara Soekarno-Hatta. Gak cuma soal biar jamaah bisa makan enak dan gak homesick, tapi ini juga pembuktian kalau produk UMKM dan industri kita punya standar internasional yang high-end. Dengan kolaborasi bareng PT Pos dan Garuda, rantai logistiknya jadi makin integrated dan efisien. Intinya, pemerintah lagi all-out biar pelayanan haji tahun ini makin lancar jaya dan produk Indonesia makin slay di pasar global! 

Kemenhaj Kementerian Haji dan Umrah Haji 2026 Arab Saudi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB