Waka BRIN: Support Riset Alutsista,TNI AL Harus Keren dan Canggih di Era Perang Modern!

Editor: AR Purba
Jumat, 27 Maret 2026 | 07:30 WIB
Waka BRIN: Support Riset Alutsista,TNI AL Harus Keren dan Canggih di Era Perang Modern!

astakom.com, Jakarta – Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Amarulla Octavian menekankan pentingnya penguasaan teknologi untuk memperkuat sistem pertahanan negara dalam kuliah umum yang disampaikan di Sekolah Tinggi Teknologi TNI Angkatan Laut (STTAL) di Surabaya pada Rabu lalu.

Acara ini merupakan bagian dari perayaan Dies Natalis ke-60 STTAL, yang dihadiri oleh mahasiswa, perwira siswa, dan taruna Akademi TNI Angkatan Laut.

Kuliah umum yang berjudul “Peran BRIN dalam Sinergitas Riset Canggih Alutsista Strategis TNI” menegaskan bahwa masa depan pertahanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah alutsista, tetapi juga oleh keunggulan dalam teknologi dan kemampuan integrasi sistem.

Dalam pemaparannya, Amarulla menggarisbawahi kompleksitas dinamika konflik global yang semakin meningkat.

Perang Bukan Cuma Soal Fisik, Tapi Adu Mekanik Teknologi

Ia juga menjelaskan bahwa karakter perang modern telah beralih dari pendekatan konvensional menuju operasi multi-domain, yang mencakup darat, laut, udara, siber, dan ruang angkasa.

"Perkembangan ini didorong oleh kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan, sistem otonom, dan dominasi informasi yang menjadi penentu keunggulan strategis,” ucap Amarullah, dikutip oleh astakom pada Jumat, (27/3/2026).

Belajar dari Eskalasi Global: Drone dan Rudal Jadi Kunci Kemenangan

Amarulla juga membahas penerapan teknologi militer dalam eskalasi global terkini, seperti perang antara Rusia dan Ukraina serta ketegangan antara Iran dengan AS dan Israel.

Dalam situasi tersebut, teknologi rudal, drone, serta sistem anti-rudal dan anti-drone berperan penting dalam menentukan hasil pertempuran.

Ia menjelaskan bahwa kunci untuk menguasai teknologi tersebut terletak pada pengembangan semikonduktor dan logam tanah jarang, yang merupakan dasar bagi berbagai sistem persenjataan modern.

Oleh karena itu, penguatan riset di sektor ini sangat penting untuk mencapai kemandirian dalam pertahanan nasional.

Mandat BRIN: Jembatan Riset buat Alutsista yang Makin OP
Amarulla menegaskan bahwa BRIN memiliki mandat strategis berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 untuk melaksanakan riset yang mendukung penguasaan teknologi, termasuk dalam bidang militer.

"Dalam konteks ini, BRIN siap berperan sebagai penghubung antara kebutuhan pertahanan dengan kapasitas riset nasional,” sambungnya.

Amarulla juga menambahkan bahwa keunggulan teknologi saat ini berperan sebagai pengganda kekuatan dalam sistem pertahanan.

"Negara yang mampu menguasai teknologi canggih akan memiliki daya tangkal yang lebih kuat serta kemampuan adaptasi yang tinggi dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman,” jelasnya.

Indonesia, sebagai negara kepulauan di kawasan Indo-Pasifik, memiliki posisi strategis yang mengharuskan TNI Angkatan Laut untuk siap tidak hanya dalam aspek konvensional, tetapi juga dengan teknologi tinggi. Ancaman terhadap keamanan laut, jalur pelayaran internasional, dan dinamika geopolitik di kawasan menjadi tantangan yang perlu diantisipasi secara menyeluruh.

STTAL Sebagai Inkubator SDM: Cetak Perwira yang Gak Cuma Jago Teknis tapi Juga Strategis
Dalam konteks ini, STTAL berperan penting sebagai pusat unggulan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi pertahanan. Lulusan STTAL diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan analitis dan wawasan strategis untuk menghadapi tantangan perang modern.

Kuliah umum ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa akan pentingnya integrasi riset dan teknologi dalam mendukung tugas pertahanan negara. Selain itu, acara ini juga berfungsi sebagai forum diskusi strategis untuk mendorong munculnya inovasi teknologi yang aplikatif.

Gen Z Takeaway
​Intinya, di era sekarang, TNI AL gak bisa cuma modal berani, tapi spek teknologinya juga harus overpowered (OP). Karena perang zaman now udah pindah ke multi-domain dari siber sampe luar angkasa makanya BRIN sama STTAL kolaborasi buat riset alutsista yang lebih canggih, kayak AI dan sistem otonom. Jadi, Indonesia bukan cuma fokus di jumlah kapal atau senjata aja, tapi gimana caranya punya high-tech yang bisa jadi power multiplier biar negara lain gak berani macem-macem. Stay woke sama teknologi itu wajib biar pertahanan kita makin gacor!

Alutsista Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN Research TNI AL TNI AL Gacor

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB