Komitmen Presiden Prabowo Fokus Swasembada, Indonesia Disebut Paling Aman dari Eskalasi Global

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 25 Maret 2026 | 16:54 WIB
Komitmen Presiden Prabowo Fokus Swasembada, Indonesia Disebut Paling Aman dari Eskalasi Global
[Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya tidak boleh ada proyek mercusuar. Hal itu disampaikan saat membuka sidang kabinet pertama pada Rabu (23/10/2024).

“Pelajari lagi semua proyek, jangan ada proyek yang mercusuar,” tegas Presiden Prabowo Di hadapan para menteri.

Pernyataan tersebut juga merujuk pada komitmen yang ia sampaikan saat dilantik di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, yakni ketahanan pangan dan energi.

“Kita harus swasembada pangan, itu prioritas dasar karena situasi global. Swasembada energi mutlak,” tegas Presiden Prabowo.

Indonesia disebut negara paling aman

Pernyataan itu menemukan relevansinya hari ini. Di tengah eskalasi konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, Indonesia justru dinilai sebagai salah satu negara yang relatif paling aman.

Penilaian ini merujuk pada laporan The Economist yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara berkembang dengan risiko rendah namun memiliki bantalan ketahanan energi yang kuat.

Dalam laporan berjudul “Which country is the biggest loser from the energy shock”, Indonesia dikategorikan sebagai negara dengan low exposure, strong buffer.

Posisi ini menunjukkan tingkat kerentanan yang rendah terhadap guncangan energi, sekaligus memiliki kapasitas ketahanan yang memadai.

Capaian dari swasembada hingga ekspor

Pemerintah menyebut sejumlah langkah telah disiapkan untuk mendukung target tersebut, termasuk penguatan sektor pangan, energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di era Presiden Prabowo, Indonesia berhasil swasembada dan sudah ekspor ikan, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah, swasembada gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, dan jagung, serta swasembada BBM solar dari sawit.

Arah kebijakan yang sejak awal menolak proyek besar yang tidak berdampak langsung kini dinilai mulai bergeser menjadi strategi ketahanan pangan dan energi, dua sektor yang dianggap paling menentukan posisi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Gen Z Takeaway
Presiden Prabowo Subianto sejak awal menekankan pemerintahannya fokus ke hal yang nyata, bukan proyek mercusuar, tapi ke swasembada pangan dan energi. Menariknya, laporan The Economist sekarang menilai Indonesia termasuk negara yang relatif aman di tengah konflik global, jadi kebijakan yang kelihatan sederhana itu justru dipakai buat jaga stabilitas jangka panjang.

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya tidak boleh ada proyek mercusuar. Hal itu disampaikan saat membuka sidang kabinet pertama pada Rabu (23/10/2024).

“Pelajari lagi semua proyek, jangan ada proyek yang mercusuar,” tegas Presiden Prabowo Di hadapan para menteri.

Pernyataan tersebut juga merujuk pada komitmen yang ia sampaikan saat dilantik di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat, yakni ketahanan pangan dan energi.

“Kita harus swasembada pangan, itu prioritas dasar karena situasi global. Swasembada energi mutlak,” tegas Presiden Prabowo.

Indonesia disebut negara paling aman

Pernyataan itu menemukan relevansinya hari ini. Di tengah eskalasi konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, Indonesia justru dinilai sebagai salah satu negara yang relatif paling aman.

Penilaian ini merujuk pada laporan The Economist yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara berkembang dengan risiko rendah namun memiliki bantalan ketahanan energi yang kuat.

Dalam laporan berjudul “Which country is the biggest loser from the energy shock”, Indonesia dikategorikan sebagai negara dengan low exposure, strong buffer.

Posisi ini menunjukkan tingkat kerentanan yang rendah terhadap guncangan energi, sekaligus memiliki kapasitas ketahanan yang memadai.

Capaian dari swasembada hingga ekspor

Pemerintah menyebut sejumlah langkah telah disiapkan untuk mendukung target tersebut, termasuk penguatan sektor pangan, energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di era Presiden Prabowo, Indonesia berhasil swasembada dan sudah ekspor ikan, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah, swasembada gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, dan jagung, serta swasembada BBM solar dari sawit.

Arah kebijakan yang sejak awal menolak proyek besar yang tidak berdampak langsung kini dinilai mulai bergeser menjadi strategi ketahanan pangan dan energi, dua sektor yang dianggap paling menentukan posisi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Gen Z Takeaway
Presiden Prabowo Subianto sejak awal menekankan pemerintahannya fokus ke hal yang nyata, bukan proyek mercusuar, tapi ke swasembada pangan dan energi. Menariknya, laporan The Economist sekarang menilai Indonesia termasuk negara yang relatif aman di tengah konflik global, jadi kebijakan yang kelihatan sederhana itu justru dipakai buat jaga stabilitas jangka panjang.

1 2 Tampilkan Semua
eskalasi timur tengah Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto swasembada energi swasembada pangan eskalasi timur tengah Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto swasembada energi swasembada pangan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB