Kerja di Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Bisa Beli Motor

Editor: Shintya
Selasa, 17 Maret 2026 | 08:00 WIB
Kerja di Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Bisa Beli Motor
Kerja di Dapur MBG, Penyandang Disabilitas Ini Bisa Beli Motor (astakom/str-Budi Yanto)

astakom.com, Jakarta -  Ari (28) warga Desa Kamal, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, biasanya memulai harinya dengan membersihkan rumah, memberi makan sapi dan kambing, dan kemudian memastikan bahwa ternak mendapat cukup air minum. Selama bertahun-tahun, ia telah melakukan rutinitas itu.

Ari, seorang penyandang disabilitas sejak lahir. Meski begitu dia tetap menjalani kehidupan seperti kebanyakan warga desa lainnya, membantu keluarga dan mengerjakan berbagai hal yang bisa ia lakukan di rumah.

Sebelum memiliki pekerjaan tetap, Ari sempat bekerja di sebuah pabrik garmen. Namun, pekerjaannya tidak bertahan lama, dia kembali ke rumah dan membantu keluarga bertani serta merawat ternak. Sapi yang dirawatnya adalah titipan orang lain yang ia pelihara dengan penuh tanggung jawab.

"Saya biasanya di rumah, menyapu, memberi makan sapi dan kambing, memberi minum, bersih-bersih rumah," kata Ari, dikutip pada Senin (16/3/2026).

Tugas Ari di dapur MBG

Rutinitas Ari mulai berubah sekitar tiga bulan lalu. Dia berkesempatan bekerja di dapur SPPG Grajegan yang dikelola Yayasan Permata Mitra Keluarga di Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo.

Di sana Ari bekerja sebagai pencuci ompreng, yakni wadah makan yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bagi Ari pekerjaan itu bukan hanya untuk mencari nafkah tapi ia juga menemukan sesuatu yang lebih berharga, yaitu penerimaan dari sesama pekerja di dapur tersebut.

"Senang dapat teman-teman yang baik juga. Banyak bercandanya dan bisa menerima saya sebagai bagian pencuci ompreng," katanya.

Bisa kredit motor

Suasana kerja yang hangat membuat Ari merasa menjadi bagian dari tim dalam yang terlibat pada aktivitas yang bermanfaat buat banyak orang. Hasil dari pekerjaannya itu Ari akhirnya bisa mewujudkan sesuatu yang sempat ia impikan, yaitu kredit motor.

"Alhamdulillah bisa kredit motor buat kerja juga. Sebelumnya punya motor, tapi terjual untuk menutup utang," ungkapnya.

Motor baru itu menjadi simbol bahwa kerja kerasnya mulai membuahkan hasil.

Ari berharap kesempatan seperti yang dirinya dapatkan bisa terbuka lebih luas bagi penyandang disabilitas lainnya.

"Harapannya untuk SPPG semoga ke depannya berjalan lebih lama dan di setiap dapur bisa menerima disabilitas, agar lebih banyak disabilitas yang bisa bekerja juga," kata Ari.

Ari bersyukur kerja di MBG
Ari ingin menyampaikan harapan sederhana kepada Presiden Prabowo Subianto jika suatu hari ada kesempatan untuk bertemu. Tak lupa, dia juga mendoakan agar Presiden selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin negara.

Bukan cuma mendapatkan penghasilan, tapi bagi Ari bekerja di dapur MBG menumbuhkan rasa percaya dirinya. Dia merasa bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk tetap bekerja, berkontribusi, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

"Semoga Pak Prabowo selalu memberikan hal-hal terbaik bagi warga Indonesia dan mencerdaskan anak-anak Indonesia," tutupnya.

Gen Z Takeaway
Ari (28), penyandang disabilitas dari Sukoharjo, dulu cuma bantu keluarga rawat ternak di rumah sebelum akhirnya dapet opportunity kerja di dapur program MBG sebagai pencuci ompreng. Lingkungan kerja yang supportive bikin dia ngerasa accepted sekaligus punya penghasilan sendiri. Bahkan sekarang Ari sudah bisa kredit motor, bukti kalau kesempatan kerja inklusif bisa bantu banyak orang disabilitas buat level up hidupnya.

Dapur MBG Lapangan Kerja MBG Presiden Prabowo Program MBG

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB