Kemenag Siapkan Gereja, Pura, hingga Rumah Ibadah Buddha untuk Singgah Pemudik

Editor: Alfian Tegar
Selasa, 17 Maret 2026 | 15:52 WIB
Kemenag Siapkan Gereja, Pura, hingga Rumah Ibadah Buddha untuk Singgah Pemudik

astakom.com, JakartaKementerian Agama (Kemenag) menyiapkan gereja, pura, dan rumah ibadah Buddha di jalur mudik sebagai tempat istirahat sementara yang beroperasi 24 jam selama arus mudik dan balik.

Direktur Jenderal Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, menyebut kehadiran gereja diharapkan menghadirkan nilai kasih dan solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan pelayanan ini merupakan panggilan iman untuk menghadirkan kasih Tuhan secara nyata di tengah masyarakat serta memperkuat solidaritas dan harmoni kehidupan berbangsa,” kata Jeane di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

106 gereja buka fasilitas singgah untuk pemudik

Sebanyak 106 gereja di berbagai wilayah Indonesia membuka fasilitas singgah bagi pemudik menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.

Layanan ini dikemas dalam Program Gereja Ramah Pemudik yang digerakkan Ditjen Bimas Kristen Kemenag.

Gereja-gereja tersebut menyediakan fasilitas bagi pemudik seperti tempat beristirahat, air minum, toilet, tempat ibadah, serta fasilitas pengisian daya telepon genggam.

Beberapa gereja yang tercatat dalam program ini antara lain HKBP Pasaman Barat, GPDI Bukit Sion Bangko Sempurna, GPT Mawar Saron, serta sejumlah gereja dari jaringan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), dan Gereja Pentakosta Indonesia (GPI).

Tujuh pura disiapkan sebagai rest area mudik

Sementara itu Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kemenag menyiapkan tujuh pura di jalur utama mudik sebagai rest area yang beroperasi 24 jam selama periode arus mudik dan balik.

Direktur Jenderal Bimas Hindu I Nengah Duija mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar agar rumah ibadah lintas agama di sepanjang jalur mudik dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga dapat menjadi ruang singgah bagi para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat selama perjalanan,” ujar Duija.

Tujuh pura yang berada di jalur strategis perjalanan mudik dan siap menjadi tempat singgah bagi para pemudik yakni di Jawa Barat Pura Agung Tirta Bhuana, Bekasi, berada di titik awal strategis jalur Pantura dan Kalimalang.

45 rumah ibadah Buddha juga terbuka untuk singgah pemudik

Tak hanya itu, Kemenag juga menyiapkan 45 rumah ibadah Buddha yang siap menjadi tempat singgah dalam perjalanan mudik.

“Ada 45 rumah ibadah Buddha yang tersebar di wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, yang siap untuk menjadi tempat singgah,” ujar Dirjen Bimas Buddha Supriyadi.

Sebanyak 45 rumah ibadah itu tersebar di Provinsi Aceh (3 lokasi), Kepulauan Riau (2), Kepulauan Bangka Belitung (1), Sumatera Selatan (1), Bengkulu (1), Lampung (10), DKI Jakarta (4), Jawa Tengah (14), DI Yogyakarta (2), Jawa Timur (4), Bali (2), dan Nusa Tenggara Barat (1).

Gen Z Takeaway
Mudik 2026 vibes makin “hangat”: Kemenag mengubah rumah ibadah lintas agama jadi rest area 24 jam, juga ruang singgah inklusif. Ada 106 gereja, 7 pura, dan 45 rumah ibadah Buddha yang nyediain fasilitas sampai charging spot, jadi perjalanan lebih aman. Intinya, ini bukan sekadar layanan mudik, tapi praktik toleransi—solidaritas jalan bareng.

gereja Kemenag Kementerian Agama Mudik 2026 Mudik Lebaran 2026 Pura Rumah Ibadah Buddha

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB