Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!
astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa.
Rencana Presiden Prabowo menerbitkan Inpres tersebut mendapatkan perhatian dari kalangan aktivis konservasi internasional.
Banyak aktivis lingkungan menilai langkah Presiden Prabowo menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia memberikan perhatian lebih pada perlindungan satwa liar dan kawasan konservasi.
“Saya banyak bertemu dengan aktivis konservasi internasional maupun Indonesia, dan mereka sangat mengapresiasi. Mereka mengatakan bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto adalah presiden yang paling peduli terhadap konservasi satwa dan taman nasional Indonesia,” ujar Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, di kompleks Istana Kepresidenan, berdasarkan keterangan yang diterima, Jumat (13/3/2026).
Jumlah kantong habitat gajah menurun
Melansir astakom.com, Raja Juli menyampaikan berdasarkan data ilmiah, jumlah kantong habitat gajah di Indonesia mengalami penurunan signifikan, dari sebelumnya tercatat 42 kantong habitat, kini hanya tersisa sekitar 21 kantong yang masih bertahan.
“Kalau tidak ada intervensi serius dari pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini menjadi keniscayaan. Akibatnya, populasi gajah sebagai salah satu satwa dilindungi dan spesies ikonik Indonesia berpotensi mengalami kepunahan,” ujarnya.
Melalui Inpres tersebut, kata Raja Juli, Presiden akan memberikan instruksi kepada sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk mendukung langkah Kementerian Kehutanan dalam menyelamatkan populasi gajah.
Urgensi perlindungan gajah di Indonesia
Raja Juli juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo secara pribadi memiliki perhatian terhadap satwa tersebut.
Namun menurutnya, kebijakan ini tidak sekadar didorong oleh faktor personal, melainkan oleh kesadaran bahwa perlindungan gajah merupakan bagian penting dari upaya menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.
Raja Juli menambahkan bahwa kebijakan tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kelestarian satwa liar dan ekosistem hutan Indonesia.











