Mudik Lebaran 2026 Makin Canggih, Korlantas Polri Kerahkan Drone dan Sistem Informasi Real-Time
astakom.com, Jakarta - Lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran 2026 mendorong Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkuat pengawasan lalu lintas dengan teknologi digital. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemanfaatan drone untuk memantau kepadatan kendaraan di berbagai jalur strategis.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan nasional melalui Operasi Ketupat 2026.
Selain pengawasan udara, Korlantas juga menyiapkan sistem informasi lalu lintas yang memungkinkan masyarakat mendapatkan pembaruan kondisi jalan secara cepat dan akurat.
Langkah ini dibahas dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan transportasi. Dalam forum tersebut, pemerintah dan aparat kepolisian mengevaluasi kesiapan infrastruktur, layanan transportasi, serta strategi pengaturan lalu lintas untuk memastikan perjalanan mudik berjalan aman dan lancar.
Bahas Kesiapan Mudik di DPR
Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri, Kombes Pol Aries, menghadiri rapat dengar pendapat terkait kesiapan mudik Lebaran 2026 di Gedung DPR RI, Jakarta.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui kanal resmi media sosial Korlantas, rapat tersebut membahas kesiapan infrastruktur serta layanan transportasi nasional menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
“Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries menghadiri rapat dengar pendapat kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi mudik Lebaran 2026 yang dipimpin Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di Gedung DPR RI,” tulis akun Instagram resmi Korlantas.
Operasi ketupat 2026 andalkan teknologi informasi
Dalam pengamanan mudik tahun ini, Korlantas menekankan pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat.
Melalui integrasi sistem informasi dan kerja sama lintas kementerian, pembaruan kondisi lalu lintas dapat disampaikan secara cepat, termasuk terkait rekayasa lalu lintas maupun potensi kepadatan di jalur tertentu.
“Operasi Ketupat 2026 diperkuat dengan pemanfaatan teknologi untuk mendukung keamanan dan kelancaran mudik,” jelasnya di keterangan.
Drone dan sistem komunikasi nasional disiapkan
Selain teknologi informasi, pemantauan lalu lintas juga akan dibantu perangkat pemantau udara seperti drone.

Teknologi ini memungkinkan petugas memonitor kondisi jalan secara lebih luas, terutama di titik rawan kemacetan seperti jalur tol, jalur arteri, dan kawasan pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah.
“Korlantas menyiapkan sistem komunikasi nasional untuk memudahkan koordinasi dengan Dirlantas di daerah serta mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat,” tulis Korlantas dalam unggahan resminya.













