Gas Mudik Lebaran Tanpa Khawatir! 7.000 Posko Kesehatan Disiapkan di Jalur Tol hingga Arteri
astakom.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi kesehatan menjelang arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan kembali dipadati jutaan pemudik di berbagai daerah.
Lewat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) , sekitar 7.000 posko kesehatan disiapkan untuk melayani masyarakat selama periode mudik hingga arus balik.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai risiko kesehatan yang kerap muncul saat perjalanan jarak jauh, mulai dari kelelahan hingga kecelakaan lalu lintas. Posko kesehatan tersebut akan tersebar di berbagai jalur mudik strategis, baik di jalan tol maupun jalan arteri.
Posko kesehatan disiapkan di jalur tol hingga arteri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, posko kesehatan yang disiapkan pemerintah akan ditempatkan di berbagai titik strategis di sepanjang jalur mudik.
“Kementerian Kesehatan menyiapkan sekitar 7.000 posko kesehatan selama periode mudik Lebaran 2026,” ujarnya, dikutip dari media pada Rabu, (11/3/2026).
Menurut Menkes, keberadaan posko tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat tetap aman dari sisi kesehatan.
“Salah satu penyebab kematian saat periode mudik Lebaran adalah kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Pengemudi akan dicek kesehatannya
Sebagai langkah pencegahan, pemerintah akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi di posko-posko tersebut.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi pengemudi tetap fit selama perjalanan jauh.
“Kami cek kesehatan pengemudi agar kondisinya fit pada saat menyetir kendaraan sehingga dapat menghindari kecelakaan,” kata Budi.
Selain ditempatkan di jalur transportasi utama, sebagian posko kesehatan juga akan memanfaatkan masjid sebagai titik layanan bagi pemudik.
Menurut Menkes, lokasi tersebut dipilih karena lebih sering menjadi tempat istirahat masyarakat saat perjalanan mudik.
“Daripada di puskesmas, masjid lebih banyak menjadi tempat istirahat saat mudik,” ucapnya.
Layanan vaksin campak untuk anak
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan beberapa posko juga akan menyediakan layanan vaksinasi campak.
“Layanan ini ditempatkan di titik-titik transportasi utama dengan intensitas kunjungan tinggi seperti pelabuhan dan bandara,” ujarnya.
Menurut Andi, program tersebut difokuskan untuk melindungi kelompok rentan, terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
“Terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi campak lengkap di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik,” katanya.
Dengan berbagai layanan tersebut, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman dan sehat bagi seluruh masyarakat.











