BGN Pastiin Anggaran MBG Tidak ‘Ganggu’ Pagu Kementerian Lain

Editor: Alfian Tegar
Senin, 2 Maret 2026 | 06:15 WIB
BGN Pastiin Anggaran MBG Tidak ‘Ganggu’ Pagu Kementerian Lain
Sebanyak 311 Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan untuk siswa sekolah SDN Perak Utara 1, Surabaya, Jawa Timur (20/1). Terlihat siswa antusias untuk menyantap menu MBG, yang kini telah berjalan 3 bulan disekolah tersebut. Tahun 2026 ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan program MBG dapat dinikmati 82,9 juta penerima manfaat. BGN optimis program tersebut bisa tercapai dalam waktu lima bulan, karena jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang terus bertambah dalam waktu cepat. (str-Ahmad Khusaini)

astakom.com, Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat dikhawatirkan publik bakal mengganggu anggaran kementerian lain dipastikan tidak benar.

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, alokasi anggaran tersebut tercatat dalam rincian output fungsi kesehatan.

"Ada anggaran BGN sebesar Rp24 triliun masuk dalam fungsi kesehatan, tetapi tidak mengganggu anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terbukti dari anggaran Kemenkes dari tahun ke tahun naik, meskipun ada Rp24 triliun untuk tahun 2026 ini fungsi kesehatan yang dilakukan oleh BGN," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, kemarin (1/3/2026).

Tak mengurangi jatah anggaran pendidikan

Dadan menjelaskan, sama halnya dengan alokasi untuk pendidikan, BGN memastikan tidak mengurangi jatah anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

"Kemudian pada kelompok anak sekolah termasuk santri dan sekolah keagamaan lainnya masuk rincian output fungsi pendidikan,” ujarnya.

“Maka, ada anggaran Rp223 triliun di pendidikan tapi tidak mengganggu anggaran dari Kemendikdasmen karena dari tahun ke tahun terus naik, tidak mengganggu Kemendiktisaintek juga karena dari tahun kemarin ke tahun ini juga naik," tambah Dadan.

Tunjangan guru alami peningkatan

Selain itu, Dadan juga memastikan bahwa transfer pusat ke daerah untuk tunjangan guru tetap mengalami peningkatan, bahkan naik hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kemudian juga, tidak mengganggu transfer pusat ke daerah untuk tunjangan guru karena dari tahun kemarin ke tahun ini naik 10 persen," pungkas Dadan.

Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan tahun 2026, program Revitalisasi Satuan Pendidikan tetap diteruskan, bahkan diperluas. Disiapkan Rp 14 triliun dari APBN untuk merevitalisasi 11.474 satuan pendidikan.

Selain itu, good newsnya adalah Presiden Prabowo berencana buat ngasih tambahan anggaran revitalisasi buat 60 ribu satuan pendidikan.

Gen Z Takeaway
BGN memastikan anggaran MBG tak memangkas jatah Kementerian Kesehatan maupun kementerian pendidikan, karena alokasinya masuk fungsi kesehatan dan pendidikan yang tetap naik dari tahun ke tahun. Tunjangan guru juga meningkat hampir 10 persen, jadi MBG diklaim tetap jalan tanpa ganggu pos anggaran lain.

Anggaran MBG Anggaran Pendidikan Dadan Hindayana Kepala BGN Makan Bergizi Gratis

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB