Bravo..BRIN Dukung Sektor Maritim! Teliti Lapisan AntiFouling Guna Proteksi Baja Karbon Rendah
astakom.com, Jakarta - Kabar inovasi mengejutkan datang dari BRIN, dimana Badan Riset dan Inovasi Nasional ngembangin inovasi material maju buat ngesupport bidang kemaritiman.
Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Metalurgi BRIN, Yulinda Lestari mengkaji lapisan anti fouling komposisi keramik berbasis mineral lokal buat proteksi baja karbon rendah dalam lingkungan bersuhu tinggi dan korosif.
Bahaya Biofouling yang Bikin Kapal Jadi 'Loyo'
Ia menyatakan kalau biofuling, yaitu melekatnya organisme laut dalam permukaan kapal atau struktur lepas pantai, bisa meningkatkan hambatan gesek, konsumsi bahan bakar, serta biaya perawatan.Posisi tersebut gak hanya nurunin efisiensi kapal, tapi juga memaksimalkan emisi dan biaya operasional
"Karena itu, diperlukan solusi lapisan antifouling yang efektif sekaligus ramah lingkungan,” ucapnya, dalam Webinar ORNAMAT ke-81 melansir dari BRIN dikutip oleh astakom pada Jumat, (27/2/2026).
Keramik Mineral Lokal Jadi Jagoan Baru
Yulinda berpendapat bahwa peningkatan pelapisan dijalankan lewat pendekatan material maju dengan meminimalkan penggunaan bahan beracun, tapi tetep punya daya tahan serta kinerja proteksi yang terbaik atas lingkungan laut.Metode pelapisan juga disusun buat mempunyai ketahanan korosif sekaligus kemampuan menghambat perkembangan organisme laut tanpa mengakibatkan efek negatif buat ekosistem.
Langkah Besar Menuju Efisiensi Maritim Nasional
Hasil pemeriksaan awal memperlihatkan lapisan yang ditingkatkan mempunyai performa proteksi yang meyakinkan dan berpeluang diterapkan dalam berbagai struktur maritim.Riset ini diharapkan bisa mensupport kemandirian teknologi nasional di sektor material pelapisan juga berkontribusi dalam efisiensi energi dan perlindungan lingkungan di bidang kelautan.











