Punch the Monkey: Dari Ditinggal Induk sampai Jadi Sorotan Dunia
astakom.com, Jakarta – Seekor bayi kera Jepang bernama Punch mendadak jadi perhatian global setelah fotonya memeluk boneka orangutan beredar luas di media sosial awal Februari 2026. Cerita yang awalnya diunggah oleh kebun binatang tempat ia lahir itu kemudian diperluas ke audiens internasional setelah diberitakan media global.
Punch adalah bayi Japanese macaque yang lahir pada 26 Juli 2025 di Ichikawa City Zoo, Prefektur Chiba, Jepang. Menurut laporan Reuters, ia tidak dirawat oleh induknya sehingga pengasuh kebun binatang mengambil alih perawatan sejak dini.
Sejak saat itu, Punch kerap terlihat memeluk boneka orangutan yang diberikan staf sebagai objek kenyamanan. Momen inilah yang kemudian menyebar luas dan memicu simpati warganet.
Lahir juli 2025, viral februari 2026
Punch lahir pada pertengahan 2025, namun namanya baru dikenal publik beberapa bulan kemudian. Awal Februari 2026, pihak Ichikawa City Zoo membagikan cerita serta foto Punch yang memeluk boneka di kandangnya.
Reuters menerbitkan laporan internasional mengenai bayi kera tersebut. Publikasi ini membuat kisah Punch menjangkau audiens global dan dikutip berbagai media di sejumlah negara dikutip Kamis, (26/2/2026).
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa boneka diberikan untuk membantu memberikan rasa aman, mengingat bayi kera sangat bergantung pada kontak fisik induknya pada fase awal kehidupan.
Boneka IKEA ikut disorot, respons publik menguat
Boneka yang dipeluk Punch diketahui merupakan seri DJUNGELSKOG dari IKEA. Sejumlah laporan media mencatat adanya peningkatan pencarian dan minat terhadap produk tersebut setelah kisah Punch viral.
Di sisi lain, sebagian pemerhati satwa mempertanyakan kondisi sosial Punch, terutama setelah beredar video yang menunjukkan interaksi fisiknya dengan monyet lain di dalam kandang.
Pihak kebun binatang menegaskan bahwa interaksi tersebut merupakan bagian dari proses sosial alami dalam kelompok kera Jepang, termasuk pembentukan hierarki dan komunikasi.
Mulai lebih aktif bersosialisasi
Laporan lanjutan media internasional menyebutkan Punch mulai menunjukkan perkembangan sosial. Ia terlihat lebih sering berinteraksi dan bermain dengan kawanan lainnya, meski masih membawa boneka dalam beberapa kesempatan.
Pengelola kebun binatang menjelaskan bahwa fase adaptasi sosial pada kera memang bisa terlihat keras dari sudut pandang manusia, namun itu adalah bagian dari proses alami pembentukan struktur sosial mereka.
Dengan perkembangan tersebut, Punch kini tidak hanya dikenal sebagai bayi kera yang memeluk boneka, tetapi juga sebagai bagian dari diskusi lebih luas tentang kesejahteraan satwa dan persepsi publik terhadap potongan video viral.













