Cek Keunggulan dan Kelemahanya: Spek Mobil Pick Up Made in India yang Lagi Polemik
astakom.com, Techno – CEO Divisi Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd, Nalinikanth Gollagunta mengungkapkan:
“Pickup kami didesain untuk beroperasi di kondisi jalan berat namun bisa menjaga biaya operasional seminim mungkin. Volume yang dijanjikan dalam kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan operasi internasional kami bahkan mencapai total volume ekspor pada tahun fiskal 2025. Sesuai dengan filosofi Rise Mahindra, komitmen ini mencerminkan komitmen kami untuk memfasilitasi kemakmuran dan mendukung prioritas nasional.” Ungkapnya.
Kabar rencana impor ini pertama kali diumumkan oleh Mahindra & Mahindra Ltd melalui situs resminya pada 4 Februari 2026. Dalam pernyataan tersebut, perusahaan menyebut akan memasok 35.000 unit Scorpio Pick Up untuk Indonesia.
Pengadaan ini menjadi salah satu distribusi kendaraan niaga terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Armada yang dipilih didominasi pick up penggerak 4x4 dan truk ringan berkapasitas besar untuk memastikan distribusi logistik desa berjalan cepat, terutama untuk hasil pertanian dan kebutuhan pokok di wilayah dengan infrastruktur terbatas.
Spesifikasi resmi: Tata Yodha 4x4 angkut hingga 2 Ton
Untuk kebutuhan pick up 4x4 heavy-duty, Tata Yodha Pick-Up 4x4 dibekali:
Mesin 2.2L VARICOR Common Rail Turbo Diesel Tenaga 100 DK Torsi 250 Nm Transmisi 5-Speed Manual Penggerak Part Time 4x4 Kapasitas muatan 2.050 kg Dimensi bak 2.650 mm x 1.850 mm x 790 mm Dimensi kendaraan: Panjang 5.350 mm, Lebar 1.860 mm, Tinggi 1.810 mm Wheelbase 3.150 mm Ground clearance 210 mm
Fitur keselamatan mencakup Anti-Roll Bar, Side Intrusion Beams, struktur bodi 3 layer, Dual Airbag, dan Power Window.
Dengan kapasitas muatan di atas 2 ton, model ini masuk kategori heavy-duty. Keunggulan utamanya ada pada daya angkut besar dan konfigurasi 4x4 untuk jalur semi-rural hingga pedesaan.
Mahindra Scorpio pick up: 4WD dengan torsi 320 Nm
Mahindra Scorpio Pick Up 4x4 hadir dengan pendekatan berbeda:
Mesin 2.200 cc mHawk Turbo Diesel Tenaga 140 DK Torsi 320 Nm Transmisi 6-Speed Manual Penggerak 4 Wheel Drive Kapasitas bak 1.095 kg Dimensi bak 2.390 mm x 1.620 mm x 775 mm Dimensi kendaraan: Panjang 5.155 mm, Lebar 1.815 mm, Tinggi 1.850 mm Wheelbase 3.055 mm Ground clearance 230 mm
Fitur unggulan meliputi Dual Airbag, ABS, 3-Point Seat Belt, Cruise Control, Arm Rest, serta sistem 4x4.
Dengan torsi 320 Nm dan ground clearance 230 mm, Scorpio lebih berorientasi pada traksi dan mobilitas medan berat.
Efisiensi harga dan rasio value
Dari sisi harga, model India ini berada di level lebih kompetitif dibanding pick up 4x4 Jepang.
Sebagai pembanding, Toyota Hilux S Cab 4x4 berada di kisaran Rp 414 juta OTR Jakarta, sementara Mitsubishi Triton SC 4x4 sekitar Rp 398,9 juta.
Tata Yodha 4x4 di pasar India berada di kisaran Rp 170 jutaan, sedangkan Mahindra Scorpio Pick Up sekitar Rp 240 jutaan di India dan Rp 278 juta saat peluncuran di Indonesia.
Keunggulan utama terlihat pada rasio harga terhadap fungsi kerja: 4x4 tersedia, torsi memadai, dan kapasitas angkut besar dengan biaya akuisisi lebih rendah dibanding kompetitor Jepang.
Kelemahannya
Sejumlah pemerhati industri otomotif menilai tantangan utama pick up asal India ini ada pada jaringan layanan purna jual di Indonesia. Dibanding merek dengan volume besar seperti Toyota dan Mitsubishi Motors yang memiliki jaringan bengkel resmi dan distribusi suku cadang luas hingga berbagai daerah, jaringan resmi Mahindra & Mahindra Ltd dan Tata Motors relatif lebih terbatas.
Dalam operasional berskala besar, ketersediaan servis dan spare part menjadi faktor penting untuk menekan risiko downtime kendaraan kerja.
Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin sebelumnya menekankan bahwa penguatan industri otomotif tidak hanya soal kendaraan utuh, tetapi juga pembangunan basis produksi komponen dan ekosistem pendukungnya. Artinya, keberlanjutan armada bukan hanya soal spek mesin, melainkan juga kesiapan sistem layanan jangka panjang.













