Sony Stop Blu-ray Recorder Mulai Februari 2026, Resmi Tanpa Penerus

Editor: Dhea Vallerina Riyon
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:49 WIB
Sony Stop Blu-ray Recorder Mulai Februari 2026, Resmi Tanpa Penerus
Ilustrasi / Sony Stop Blu-ray Recorder Mulai Februari 2026, Resmi Tanpa Penerus (astakom/Foto Kolase Pexel-Sony)

astakom.com, Techno - Keputusan besar datang dari raksasa teknologi Jepang, Sony Corporation. Perusahaan tersebut secara resmi akan menghentikan pengiriman seluruh model Blu-ray Disc recorder mulai Februari 2026.

Kebijakan ini bukan sekadar rumor industri, melainkan dikonfirmasi langsung oleh pihak Sony melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di Jepang dan dilansir media internasional.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh kantor berita Jepang Jiji Press dan kemudian dipublikasikan dalam bahasa Inggris oleh Nippon.com. Media teknologi Eropa seperti Heise Online juga mengutip pernyataan resmi tersebut.

Langkah ini menandai akhir era perangkat perekam Blu-ray dari Sony setelah lebih dari dua dekade hadir di pasar global.

“No Successor” — ini benar-benar akhir

Dalam pernyataan resminya, Sony menyampaikan:

From February 2026, we will stop shipping all Blu-ray disc recorders.” tulisnya.

Pernyataan tersebut dikutip secara langsung oleh media internasional dari rilis resmi Sony.

Tidak hanya menghentikan pengiriman, Sony juga menegaskan tidak akan ada model penerus untuk lini Blu-ray recorder. Artinya, seluruh model yang saat ini masih beredar akan dihentikan distribusinya secara bertahap, dan setelah stok habis, segmen ini resmi ditutup.

Permintaan turun, streaming naik

Keputusan ini tidak terjadi tiba-tiba. Dalam laporan yang melansir pernyataan Sony, disebutkan bahwa penurunan permintaan pasar menjadi faktor utama.

Perubahan perilaku konsumen yang beralih ke layanan streaming dan penyimpanan digital membuat kebutuhan perangkat perekam fisik semakin menyusut. Sony sendiri sebelumnya telah lebih dulu menghentikan produksi media Blu-ray recordable (BD-R dan BD-RE), sebagai sinyal bahwa pasar format rekam fisik memang terus mengecil.

Secara bisnis, langkah ini dinilai sebagai penyesuaian terhadap tren global konsumsi konten yang kini lebih berbasis cloud dan streaming.

Recorder stop, player masih jalan

Perlu ditegaskan: yang dihentikan adalah Blu-ray Disc recorder (perangkat untuk merekam ke cakram).

Sony tidak menghentikan pemutar Blu-ray (Blu-ray player) yang digunakan untuk memutar film atau konten fisik. Format Blu-ray untuk film dan game juga tidak langsung hilang karena masih diproduksi oleh berbagai pihak.

Jadi, ini bukan akhir dari Blu-ray secara keseluruhan melainkan akhir dari lini perekam Blu-ray Sony.

Gen Z Takeaway
Ini bukan cuma nostalgia teknologi yang selesai — ini bukti bahwa era rekam fisik benar-benar digantikan digital. Streaming dan penyimpanan cloud sudah jadi standar baru. Blu-ray recorder mungkin berjaya di masanya, tapi 2026 jadi penutup resmi dari satu babak sejarah teknologi rumah tangga. Kalau kamu masih kolektor media fisik, ini momen penting. Karena ketika produsen besar seperti Sony mundur, format fisik makin masuk kategori niche.

Sony Sony Stop Blu-ray Sony Stop Blu-ray Recorder Techno Technologi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB