Transisi Energi Mode On! RI Gaspol 50 GW EBT, Nilai Investasi Rp1.650 T

Editor: Shintya
Minggu, 15 Februari 2026 | 22:02 WIB
Transisi Energi Mode On! RI Gaspol 50 GW EBT, Nilai Investasi Rp1.650 T
Transisi Energi Mode On! RI Gaspol 50 GW EBT, Nilai Investasi Rp1.650 T (astakom/Kementerian ESDM)

astakom.com, Jakarta - Pemerintah punya planning buat mengembangkan energi terbarukan. Lewat Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru, Indonesia bakal ngembangin energi terbarukan sampai 50.000 Megawatt (MW) atau 50 Gigawatt (GW) dalam 10 tahun ke depan.

Buat bangun proyek besar itu, butuh dana sekitar Rp 1.650 triliun. Program ini membuka peluang pembiayaan atau investasi buat perbankan nasional.

Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bilang kalau nanti kapasitas listrik 50 gigawatt (GW) itu bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) seperti tenaga air (PLTA) dan tenaga surya (PLTS).

Hal itu disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Proyek energi baru terbarukan

"Di RUPTL kita sekarang untuk 2025 sampai dengan 2035, kita 50 Gigawatt itu kita dorong dengan memakai energi baru terbarukan. Baik air, kemudian matahari. Dengan total investasi kurang lebih sekitar Rp 1.650 triliun," kata Bahlil Lahadalia dikutip pada Minggu (15/2/2026).

Bahlil bilang kalau proyek besar energi terbarukan ini jadi peluang strategis buat perbankan nasional karena ada jaminan pembelian. Jadi keterlibatan bank-bank dalam negeri penting supaya manfaat investasi berputar di dalam negeri.

Harapan investasi dari bank nasional

Menurutnya momentum ini juga sekaligus bisa ngedongkrak pertumbuhan ekonomi. Jangan sampai malah perbankan asing yang masuk buat investasi.

"Ini peluang-peluang yang menjadi trigger (pemicu) pertumbuhan ekonomi kita ke depan. Jadi kalau teman-teman perbankan nasional tidak membeli ini (berinvestasi), pasti perbankan asing dengan bunga yang lebih murah akan masuk. Dan ini yang kita tidak inginkan," kata Bahlil.

Potensi EBT yang besar
Data Kementerian ESDM menunjukkan kalau Indonesia punya potensi energi baru terbarukan (EBT) yang besar dan beragam buat dukung target ketahanan energi nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Potensi tenaga surya diperkirakan mencapai sekitar 3.934 MW. Sementara sumber energi angin, air, dan laut secara gabungan memiliki potensi sekitar 313 MW.

Gaspol transisi energi hijau
Masih banyak lagi potensi energi hijau yang dimiliki Indonesia. Pengembangan EBT di Indonesia bukan cuma mendorong ekonomi nasional, tapi juga berpotensi membuka lapangan kerja di dalam negeri.

That's why, pemerintah terus gaspol proyek transisi energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor energi.

Gen Z Takeaway
Lewat RUPTL 2025–2035, pemerintah bakal nambah 50 GW listrik dari energi hijau dengan total investasi Rp1.650 triliun. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bilang ini peluang gede buat bank nasional biar pembiayaan nggak diambil perbankan asing. Targetnya bukan cuma transisi energi, tapi juga boost ekonomi dan buka lapangan kerja.

Bahlil Lahadalia Berita ekonomi Energi Baru Terbarukan Energi Hijau energi terbarukan Menteri ESDM Prabowonomics RUPTL

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB