Full Happy! Kampung Nelayan di Batam Punya Fasilitas Kumplit, Siap Dongkrak Hasil Tangkapan
astakom.com, Jakarta - Tiga Kampung Nelayan di Batam, kampung Kasu, Sekanak Raya, dan Tanjung Banun sudah selesai dibangun lengkap dengan fasilitas baru dan lengkap.
Menurut Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, Kepulauan Riau fasilitas baru itu udah selesai dibangun dan diharapkan bisa memfasilitasi nelayan buat ningkatin produksi perikanan juga kesejahteraan nelayan.
Yudi Admajianto selaku Kepala Dinas Perikanan Batam bilang pembangunan fisik di tiga kampung yaitu Kasu, Sekanak Raya, dan Tanjung Banun udah beres 100 persen, tinggal sarana prasarana dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)."Semuanya sudah rampung. Tinggal hal-hal lainnya seperti listrik, serta menunggu sarana dan prasarana dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) datang. Tapi pembangunan fisik sudah 100 persen selesai di ketiga lokasi," ujarnya ketika dihubungi di Batam, dikutip oleh Astakom pada Rabu (11/2/2026).
Harapannya bisa tingkatkan produktivitas nelayan
Yudi berharap dengan adanya fasilitas yang lengkap ini, produktivitas tangkapan nelayan bisa meningkat.Dia bilang pengurus Koperasi Merah Putih di masing-masing kampung nelayan lagi ngikutin pelatihan dan pendampingan manajemen bisnis dari KKP sebagai persiapan operasional.
"Jadi di setiap lokasi telah dibangun fasilitas terintegrasi, seperti pabrik es batu, cold storage, gerai alat tangkap dan perbengkelan, hingga sentra kuliner," katanya.
Tambahan fasilitas 10 mesin boat dan alat tangkap
Menurutnya fasilitas itu nantinya bakal dikelola koperasi sebagai sumber pendapatan bersama. Selain infrastruktur, setiap lokasi juga bakal dapet dukungan sarana dari KKP berupa 10 unit mesin boat dan alat tangkap buat menunjang aktivitas melaut nelayan"Setiap lokasi mendapat 10 mesin, boat, dan alat tangkap," katanya.
Bantuan bioflok sebanyak 16 unit
Untuk memperkuat, Diskan Batam juga nyalurin bantuan bioflok di wilayah Tanjung Banun, Rempang sebanyak 16 unit pada akhir 2025."Bioflok juga kami dukung untuk 3 kelompok pembudidaya ikan di Rempang. Dengan panen pertama diperkirakan April ini," tambahnya.









