Prabowo Ungkap Negara Lain Takjub dan Sebut Indonesia ‘Impossible Nation’: Kemajemukan dalam Satu Bangsa!

Editor: Alfian Tegar
Senin, 2 Februari 2026 | 13:35 WIB
Prabowo Ungkap Negara Lain Takjub dan Sebut Indonesia ‘Impossible Nation’: Kemajemukan dalam Satu Bangsa!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa banyak negara luar yang menilai Indonesia adalah bangsa yang ‘tidak mungkin’ (an impossible nation).

Bangsa yang ‘tidak mungkin’ ini dalam artian negara luar takjub dengan Indonesia. Khususnya Indonesia mampu menjadi negara kesatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan bahasa.

“Banyak yang selalu menilai, dari luar bangsa kita, yang mengatakan bangsa indonesia adalah bangsa yang tidak mungkin, Indonesia is an impossible nation,” ujar Prabowo dalam taklimat Rakornas Pemerintah Pusat-Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026)

“Mereka tidak bisa membayangkan, bagaimana negara yang sekian banyak suku bangsa, kelompok etnis, sekian ras, sekian agama besar, ratusan bahasa, bisa bersatu, dalam suatu kerangka negara kesatuan, mereka tidak bisa bayangkan,” tambah Prabowo.

Pemimpin harus bekerja untuk semua rakyat

Prabowo juga menekankan kemajemukan Indonesia harus disadari oleh para kepala daerah untuk bekerja untuk semua kelompok masyarakat.

Dia mengingatkan tidak ada lagi kepala daerah yang hanya bekerja untuk kelompoknya saja secara sepihak dan mengabaikan kepentingan masyarakat luas.

"Bangsa kita, rakyat kita adalah rakyat yang baik rakyat yang ingin hidup dalam ketenangan dan dalam keadaan harmonis. Mereka berharap bahkan mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat semuanya, bukan segelintir orang,” ujar Prabowo

“Bahkan mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja," tambah Prabowo.

Pemimpin harus tau sejarah bangsa

Tak hanya itu, Prabowo juga menekankan bahwa pemimpin dalam hal ini pemerintah dari pusat hingga daerah paham betul sejarah bangsa Indonesia secara keseluruhan

“kita juga harus jadi pemimpin yang tidak lugu, kita harus jadi pemimpin yang waspada, yang mengerti, yang tau situasi, yang mengerti sejarah kita, yang mengerti latar belakang bangsa kita,” tegas Prabowo.

“Kita harus paham, bahwa ratusan tahun, kita ini diintervensi, diganggu, bahkan dijajah, ini kita harus ngerti dan paham. Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah,” pungkas Prabowo.

Gen Z Takeaway
Indonesia kerap dilabeli “impossible nation” oleh dunia, tapi justru di situlah kehebatannya: negara superberagam yang tetap utuh. Prabowo menegaskan, ini menuntut pemimpin bekerja untuk semua golongan, bukan kepentingan sendiri. Kuncinya, pemimpin juga wajib melek sejarah agar tidak naif dan paham konteks panjang bangsa.

forkopimda Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto Rakornas Rapat Koordinasi Nasional

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB