Pingsan! Menteri KKP di Depan Podium Saat Upacara Duka, Prabowo Langsung Telepon!
astakom.com, Jakarta — Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mendadak pingsan di depan podium saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan jenazah tiga pegawai KKP korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Peristiwa itu terjadi di Auditorium Madidihang, AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta pada hari Minggu (25/1).
Momen itu terjadi ketika prosesi penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara sedang berlangsung. Setelah perwakilan keluarga menyampaikan penyerahan jenazah untuk dimakamkan secara kedinasan, terdengar suara “berdebam” di dalam auditorium, disusul kepanikan dan keriuhan peserta upacara.
Upacara kemudian dilanjutkan oleh Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan yang mengambil posisi menggantikan Trenggono sebagai inspektur upacara. Usai rangkaian acara, Didit memastikan sang menteri sudah sadar dan menyebut insiden itu dipicu kelelahan.
“Sudah sadar, tidak apa-apa. Dia kecapekan,” kata Didit.
Pihak KKP juga menyampaikan pembaruan kondisi: Trenggono disebut ditangani di RSCM dan berada dalam kondisi sadar serta stabil, dengan rencana kembali beraktivitas pada keesokan harinya.
Dalam keterangan terpisah, Trenggono turut memberi sinyal kondisi membaik lewat unggahan di media sosial. Ia menyebut hasil observasi dokter tidak menemukan masalah serius dan menegaskan pingsan dipicu kelelahan, yang menurutnya tak hanya fisik tetapi juga mental setelah musibah yang menimpa “keluarga besar KKP”.
Sorotan publik makin besar setelah muncul informasi bahwa Trenggono baru menyelesaikan rangkaian tugas mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam perjalanan dinas ke London dan Davos, sebelum kembali memimpin upacara duka tersebut.
Trenggono juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Presiden. Dalam unggahannya, ia menulis ucapan terima kasih karena Prabowo menelepon langsung untuk menanyakan kondisinya.
Upacara penghormatan itu digelar untuk melepas Ferry Irawan, Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto, korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Hingga siang hari, pihak KKP menegaskan kondisi menteri membaik dan penanganan medis dilakukan sesuai prosedur, sembari memastikan agenda pendampingan keluarga korban tetap berjalan.
#GenZTakeAway
Menteri KKP pingsan itu sedih, tapi yang lebih penting: negara harus punya sistem yang tetap jalan meski figur tumbang. Transparansi info biar gak jadi bahan fitnah/chaos. Duka jangan dibajak jadi drama.











