Investor Borong Saham Tekstil: Didukung Kebijakan Pemerintah, Sentimen Industri Pakaian Dalam Negeri Catatkan Top Gainers IHSG di Januari 2026

Editor: AR Purba
Senin, 19 Januari 2026 | 16:08 WIB
Investor Borong Saham Tekstil: Didukung Kebijakan Pemerintah, Sentimen Industri Pakaian Dalam Negeri Catatkan Top Gainers IHSG di Januari 2026
Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Investor Borong Saham Tekstil: Didukung Kebijakan Pemerintah, Sentimen Industri Pakaian Dalam Negeri Catatkan Top Gainers IHSG di Januari 2026 [Antara/astakom/ ar Purba]

astakom.com, Jakarta- Saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) terbang tajam pada perdagangan awal pekan ini Senin (19/01/2026). Kenaikanuya mencatat lonjakan hingga 33,33% ke level Rp108 hingga sesi pertama perdagangan hari ini.

Bahkan pagi tadi, sempat menyentuh kenaikan batas auto reject atas (ARA) di pembukaan perdaganagn BEI. menjadikan ZATA termasuk Top Gainers IHSG. Lonjakan ini juga bagian dari tren kuat enam bulan terakhir.

Indikator minat besar investor terhadap saham tekstil nasional dan sentimen positif rencana pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk modernisasi industri tekstil, yang dipandang bisa meningkatkan daya saing sektor ini secara keseluruhan.

Seperti menggapai puncaknya, harga saham ZATA telah melonjak lebih dari 1.000% dipembukaan pasar awal pekan ini.

Reputasi perusahaan tekstil dalam negeri

PT Bersama Zatta Jaya Tbk (kode saham: ZATA) adalah perusahaan ritel fesyen Indonesia yang dikenal lewat merek busana muslim Elzatta dan Dauky. Perusahaan ini memproduksi dan menjual berbagai produk pakaian muslim, mulai dari hijab, busana pria, wanita, anak-anak, hingga perlengkapan ibadah, melalui jaringan toko offline dan platform online di seluruh Indonesia.

Sejak didirikan di Bandung pada 2012, ZATA berkembang pesat sebagai salah satu pemain modest fashion yang makin populer di pasar domestik, memanfaatkan tren konsumsi muslim yang besar di Indonesia. Perusahaan ini resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada November 2022 melalui IPO untuk memperluas ekspansi toko dan kapasitas operasionalnya.

Faktor-faktor lonjakan saham

Fenomena lonjakan saham sektor retai ini masih harus terus digali apakah murni faktor sentimen pasar atau strategi para insider saham dalam negeri yang sedang memberikan konsentrasinya pada sektor retail dalam negeri.

Lonjakan ini muncul di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan minat investor terhadap saham-saham ritel & konsumer yang menunjukkan daya tahan kuat di periode ekonomi global yang masih penuh tantangan.

Tawarkan transpransi laporan keuangan

Namun dari laporan beberapa sumber, salah satu faktor di balik gacor-nya saham ZATA adalah performa keuangan yang membaik; laporan keuangan kuartal III-2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan year-on-year, memberi sinyal bahwa bisnis fesyen muslim tetap relevan dan resilient di tengah fluktuasi ekonomi.

Selain kinerja internal, sentimen eksternal seperti dukungan kebijakan pemerintah terhadap industri tekstil & fashion lokal dan pembentukan BUMN sektor tekstil turut mengangkat minat investor, karena potensi sinergi di rantai pasok industri fashion domestik semakin nyata. Disisi lain juga diketahu, Pemerintah juga sedang melakukan pengetatan barang masuk pada tekstil-tekstil bekas atau thrifting. (aSP)

Gen Z Takeaway
Singkatnya, saham **ZATA lagi auto gas** karena investor lagi jatuh cinta sama **tekstil dan fashion lokal**, apalagi pemerintah juga turun tangan lewat dukungan industri, pengetatan thrifting, dan rencana modernisasi tekstil nasional. Kombinasi sentimen kebijakan + kinerja bisnis yang membaik bikin pasar makin pede, ZATA pun nyelonong jadi **top gainers IHSG**—bukti kalau brand lokal yang kuat dan relevan masih punya magnet besar buat cuan di awal 2026. 🚀

Bursa Saham Financial market IHSG Hari Ini industri tekstil PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) saham retail saham ZATA

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB