Banjir Lumpuhkan Jalur Kereta! PT KAI Auto Nge-cancel 38 Perjalanan dan Refund 38 Ribu Tiket Sampai Rp3,5 Miliar
astakom.com, Jakarta - Imbas dari banjir yang terjadi hingga 18 Januari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 38 perjalanan kereta api. Akibatnya KAI merefund tiket sekitar 38 ribu penumpang. Dana tiket yang dikembalikan mencapai Rp3,5 miliar.
Area banjir yang paling parah dan membuat kereta stuck yaitu di Daerah Operasi 4 Semarang dan Daerah Operasi 1 Jakarta. Pengumuman pembatalan perjalanan kereta api diumumkan PT KAI lewat laman resmi KAI.
Selain pembatalan perjalanan, demi keamanan KAI juga melakukan rekayasa pengalihan rute dan pembatasan kecepatan.
"Curah hujan tinggi menyebabkan beberapa jalur belum dapat dilalui secara aman. Demi mengutamakan keselamatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute, pembatasan kecepatan hingga pembatalan perjalanan," tulis KAI dalam akun X @KAI121, dikutip pada Senin (19/1/2026).Menyebabkan kereta terlambat
Direktur utama KAI, Bobby Rasyidin bilang kalau cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan jadi pemicu utama terjadinya banjir yang merendam jalur rel kereta api. Sehingga perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dan beberapa kereta mengalami pembatalan."Memang cuaca ekstrem akhir-akhir ini dalam 2-3 hari ini menyebabkan pembatalan, keterlambatan di perjalanan kereta kita. Jadi yang terdampak itu ada 82 kereta penumpang, kemudian ada 16 kereta barang yang terdampak pembatalan dan kemudian juga ada sekitar 76 kereta yang mengalami keterlambatan," kata Bobby dikutip Senin (19/01/2026).
Refund tiket 100%
Sebagai bentuk tanggung jawab pembatalan perjalanan kereta api tersebut, PT KAI memberi kompensasi berupa pengembalian dana tiket (refund) 100%. Refund bisa dilakukan di loket stasiun, layanan KAI 121 maupun aplikasi Access by KAI.Vice president Corporate Communication PT KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa dari Jumat, 16 hingga 19 Januari 2026, sudah ada sekitar 38.000 penumpang kereta api yang telah mengajukan refund.
"KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa hak pelanggan tetap diupayakan melalui service recovery (SR) dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku," kata Anne dalam siaran media di Bandung, dikutip Senin (19/1/2026).
Refund sampai Rp3,5 miliar
Dalam periode itu, nilai pengembalian dana tiket yang telah dibayarkan PT KAI mencapai sekitar Rp3,5 miliar.EVP of Sales PT KAI Ririn Widi Astutik mengatakan bahwa perhitungan nilai kerugian ini hanya untuk pengembalian dana pelanggan. Kerugiaan lain di luar pengembalian dana termasuk biaya layanan tambahan lain masih dilakukan perhitungan lebih lanjut oleh PT KAI.
"Saat ini Rp3,5 miliar untuk pembatalan KA," kata Ririn.
Ririn juga bilang kalau proses refund masih dalam proses perhitungan.
"Empat hari, sejak 15-18 Januari pukul 13.00 (WIB) tadi, baru nilai refund," tambah Ririn.










