Amerika Serikat Mulai Gaspol, Siap Jual Minyak Venezuela dengan Harga Murah

Editor: Shintya
Kamis, 15 Januari 2026 | 22:00 WIB
Amerika Serikat Mulai Gaspol, Siap Jual Minyak Venezuela dengan Harga Murah
Amerika Serikat Mulai Gaspol, Siap Jual Minyak Venezuela dengan Harga Murah

Astakom.com, Jakarta - Pejabat pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan akan mulai menjual minyak Venezuela dalam beberapa hari kedepan. Jumlah minyak perdana yang akan dijual AS sebanyak US$500 juta atau Rp8,45 triliun.

Dilansir dari Reuters, Kamis (15/1/2026) minyak mentah dari Venezuela telah ditawarkan dengan harga miring ke para pedagang. Harganya dijual lebih murah karena dipengaruhi oleh persaingan dagang minyak.

Diketahui harga yang ditetapkan juga lebih murah daripada negara pesaingnya, yaitu Kanada. Hal ini menunjukkan apa yang dikatakan Donald Trump soal minyak Venezuela itu benar terealisasi.

Beberapa waktu lalu, Donald Trump mengatakan bakal memanfaatkan cadangan minyak dari Venezuela. Yang mana itu menjadi pertanda bahwa AS bakal rajai pasokan minyak global, karena Venezuela adalah negara nomor satu dengan cadangan minyak terbanyak.

Ekspor minyak Venezuela

Pada Jumat (9/1/2026) Trump mengatakan industri minyak AS akan menginvestasikan setidaknya US$100 miliar atau setara RP1.689 triliun.

Ia juga mengatakan AS akan mengekspor sekitar 30 sampai 50 juta barel minyak Venezuela. Dalam transaksi itu, Trump akan melibatkan perusahaan asal AS untuk melancarkan jual-beli.

Data Administrasi Informasi Energi (EIA) AS tahun 2023, Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia sebesar 303 miliar barel atau 17 persen dari cadangan minyak dunia.

Perbandingan jumlah cadangan minyak

Cadangan minyak itu mengalahkan jumlah pemasok minyak lainnya. Sebut saja negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi yang punya cadangan minyak dunia 267 miliar barel.

Iran memiliki cadangan minyak 209 miliar barel, Irak miliki 145 miliar barel. Sedangkan Indonesia jauh di bawah mereka, cadangan minyak Indonesia hanya 4,4 miliar barel.

Alasan AS pengen kuasai minyak Venezuela
Dilansir dari redaksi Astakom.com, AS ngebet banget pengen ambil alih minyak mentah Venezuela, salah satunya karena Trump menyebut bisnis minyak Venezuela gagal total. Jadi Trump ngerasa gemes pengen ngedongkrak perdagangan minyaK Venezuela yang sebenernya bisa banget buat lebih dimaksimalkan lagi.

Di era kepemimpinan Maduro produksi minyak perhari hanya mencapai 2.3 juta barel perhari. Sedangkan pada tahun 2013 di kepemimpinan sebelum-sebelumnya, produksi minyak bisa mencapai 3.5 juta barel perhari.

Gen Z Takeaway
AS mulai jual minyak Venezuela senilai US$500 juta, buka jalan buat dominasi pasokan energi global. Dengan cadangan minyak terbesar dunia, langkah ini jadi strategic move buat ngatur supply dan harga minyak ke depan. Energy game is on.

Amerika Serang Venezuela Berita ekonomi Harga minyak harga minyak mentah Impor Minyak konflik amerika venezuela

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB