BYD Siapkan Sub-Merek Baru “Linghui”, Fokus Garap Armada Taksi Online
astakom.com, Jakarta - BYD tengah menyiapkan sub-merek baru bernama Linghui yang dirancang khusus untuk armada taksi online dan layanan ride-hailing. Informasi ini terungkap dari dokumen pendaftaran resmi yang diajukan ke Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) China, menandai langkah strategis BYD di segmen kendaraan listrik komersial.
Media otomotif internasional CarNewsChina, dalam laporan yang terbit pada akhir pekan kemaren, menyebut Linghui sebagai sub-brand baru BYD yang secara spesifik menargetkan pasar ride-hailing.
“BYD has registered a new sub-brand called Linghui, aimed specifically at the ride-hailing market,” tulis CarNewsChina, Jumat (10/1/2026).
Platform teknologi berbasis EV BYD
Secara teknologi, Linghui memanfaatkan arsitektur kendaraan listrik BYD yang sudah digunakan secara luas, termasuk sistem motor listrik, manajemen daya, dan platform sasis yang telah teruji di pasar China. Namun, konfigurasi tersebut dioptimalkan untuk penggunaan intensif, dengan fokus pada efisiensi energi, kestabilan performa, dan durabilitas komponen.
Menurut laporan CnEVPost, ini memungkinkan BYD menghadirkan kendaraan armada dengan biaya operasional lebih rendah tanpa mengembangkan platform baru dari nol.
“The Linghui models are based on existing BYD vehicles but repositioned for fleet and ride-hailing use,” tulis CnEVPost.
Empat model dengan fokus efisiensi operasional
Dokumen MIIT mencatat empat model yang diajukan di bawah sub-merek Linghui, yakni Linghui e5, e7, e9, dan M9. Model-model ini mencakup sedan listrik hingga kendaraan plug-in hybrid, memberi fleksibilitas bagi operator armada.
Secara teknis, Linghui e9 diketahui berbasis BYD Han dan menggunakan Blade Battery, teknologi baterai khas BYD yang dirancang untuk tingkat keamanan tinggi dan usia pakai panjang—dua aspek krusial dalam operasional taksi online.
Strategi teknologi untuk segmen Ride-Hailing
Langkah peluncuran Linghui dinilai sebagai strategi BYD untuk memisahkan kendaraan konsumen dan kendaraan operasional, sekaligus menjaga citra merek utama BYD. Media otomotif internasional menilai diferensiasi merek ini penting seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik BYD di layanan transportasi daring.
Hingga Januari 2026, BYD belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi Linghui ke publik. Namun, pengajuan teknis ke MIIT menunjukkan bahwa sub-merek ini telah memasuki fase awal menuju produksi.













