Wah! Tak Hanya Fokus bahas kesejahteraan petaninya, Prabowo Soroti Masa Depan Anak-Anak Petani
Astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang cukup menyentuh perhatian publik saat menghadiri Deklarasi Panen Raya dan Swasembada Pangan 2026 di Karawang, Selasa (7/1/2026).
Di tengah pembahasan soal ketahanan pangan, Presiden Prabowo justru menyoroti satu hal yang lebih panjang dampaknya: masa depan anak-anak petani Indonesia.
Di hadapan ribuan petani, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak seharusnya berhenti pada urusan panen dan produksi. Menurutnya, kesejahteraan petani juga harus tercermin dari peluang hidup dan pendidikan generasi penerus mereka.
Lebih dari sekadar panen dan produksi
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa petani memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan bangsa. Karena itu, negara perlu memastikan bahwa keluarga petani tidak tertinggal, terutama dalam hal akses pendidikan.
Ia menyampaikan harapan agar anak-anak petani bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin dan tidak merasa dibatasi oleh latar belakang keluarga. Presiden Prabowo menilai, masa depan anak petani seharusnya terbuka seluas-luasnya, sama seperti anak-anak dari latar belakang lain.
“Saya ingin anak-anak petani bisa sekolah tinggi, bisa jadi insinyur, bisa jadi jenderal,” ujar Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo pangan bukan garis finish
Pernyataan tersebut disampaikan beriringan dengan pengumuman pencapaian swasembada pangan nasional, yang disebut Presiden Prabowo sebagai hasil kerja keras para petani dan jajaran pemerintah. Namun, ia menegaskan bahwa capaian itu bukan tujuan akhir.
Menurut Presiden Prabowo, swasembada pangan justru harus menjadi pondasi untuk meningkatkan kualitas hidup petani, termasuk membuka jalan agar anak-anak mereka bisa memiliki masa depan yang lebih beragam baik di bidang pendidikan, profesi teknis, maupun pengabdian kepada negara.
Anak petani berhak bermimpi setinggi langit
Dalam pandangannya, petani bukan hanya penopang ekonomi pangan, tetapi juga bagian penting dari sejarah dan masa depan bangsa. Karena itu, Presiden Prabowo menilai sudah waktunya negara memastikan anak-anak petani tidak hanya mewarisi lahan pertanian, tetapi juga kesempatan untuk memilih jalan hidupnya sendiri.
Pesan yang ingin disampaikan sederhana namun kuat, lahir dari keluarga petani bukan batasan untuk bermimpi besar. Pendidikan dan kesempatan harus hadir agar mimpi itu bisa benar-benar diwujudkan.











