New Year Vibes: Prabowo Beri Kehangatan Malam Tahun Baru di Posko Pengungsian Tapsel
astakom.com, Jakarta — Pergantian tahun 2025 menuju 2026 di Posko Pengungsian Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), berlangsung hangat dan penuh makna.
Di tengah suasana sederhana pascabencana banjir dan longsor, Presiden RI Prabowo Subianto hadir langsung merayakan malam tahun baru bersama para pengungsi, semalam (31/12/2025).
Sejak sore, tenda-tenda bernuansa merah putih berdiri di lokasi pengungsian. Sebuah panggung kecil disiapkan untuk hiburan, sementara warga terdampak bencana, mulai dari orang tua hingga anak-anak, berkumpul di halaman posko menyambut malam pergantian tahun.
Suasana gembira anak-anak
Suasana semakin meriah saat pembawa acara mengajak anak-anak berinteraksi di atas panggung.
“Anak Indonesia?” seru pembawa acara.
“Siap!” jawab anak-anak serempak.
“Mana semangatmu?”
“Di dadaku, di dadaku, di dadaku,” sahut mereka kompak.
Sejumlah badut berkostum beruang dan tokoh kartun turut menghibur. Anak-anak satu per satu menerima mainan.
“Semuanya dapat, semua dapat!” kata pembawa acara, disambut sorak gembira anak-anak.
Tak hanya hiburan, posko pengungsian juga menyediakan layanan kesehatan gratis. Warga memanfaatkan posko medis untuk memeriksakan kondisi kesehatan dan mendapatkan obat-obatan.
Nonton film ’Jumbo’ jelang pergantian tahun
Menjelang tengah malam, Prabowo duduk bersama para pengungsi menonton film “Jumbo.” Detik-detik pergantian tahun tepat pukul 00.00 WIB diawali dengan lantunan lagu “Tanah Airku” yang dinyanyikan bersama oleh Prabowo, para menteri, pejabat daerah, serta masyarakat pengungsi. Suasana khidmat menyelimuti area pengungsian.
Di tengah lagu yang mengalun, sejumlah anak-anak perlahan mendekat ke arah Presiden untuk bersalaman.
Prabowo menyambut mereka dengan senyum, memeluk satu per satu, dan mencium kepala anak-anak tersebut. Momen spontan itu membuat suasana menjadi haru dan mengundang perhatian warga.
Kasih dan kehangatan Prabowo kepada anak-anak
Pelukan dan ciuman penuh kasih dari Presiden itu menjadi simbol empati dan kehadiran negara bagi anak-anak yang terdampak bencana. Meski berada dalam keterbatasan, mereka merasakan perhatian langsung dari orang nomor satu di Indonesia.
Kehangatan itu berlanjut saat Prabowo bersiap meninggalkan lokasi pengungsian. Dari dalam kendaraan, ia kembali melambaikan tangan dan melemparkan ciuman kasih kepada anak-anak yang berdiri di pinggir jalan. Beberapa anak bahkan kembali mendapat pelukan singkat dari Presiden.
Kehadiran Prabowo jadi penguat
Salah seorang warga, Jaraimi Simamora, mengaku bangga atas kehadiran Prabowo yang memilih merayakan malam tahun baru bersama pengungsi di Batu Hula.
“Bangga sekali. Mudah-mudahan pengungsi dibantu sampai mereka punya rumah sendiri dan kebutuhan sehari-hari dipenuhi,” ujarnya.
Kehadiran Prabowo di Posko Pengungsian Batu Hula menjadi penguat moral bagi warga terdampak bencana, sekaligus penanda bahwa negara hadir, bahkan di malam pergantian tahun.











