Gas Terus! TNI AD Kirim Kapal Keenam Bawa Material Jembatan Bailey ke Sumatera
astakom.com, Jakarta — TNI Angkatan Darat (AD) kembali mengirimkan kapal bantuan logistik guna mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh pascabencana.
Kapal Adri XLIX (49) diberangkatkan dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, dengan muatan utama material jembatan bailey.
"Hari ini kita memberangkatkan satu kapal lagi, sudah lima kapal yang sudah berangkat dalam rangka mendukung penanggulangan bencana di Sumatera. Ini kapal yang keenam yang diberangkatkan," ujar Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di Dermaga Pusbekangad, Jakarta Utara, Rabu (31/12/2025).
Targetkan bangun 42 jembatan bailey
Saleh menjelaskan, TNI AD menargetkan pembangunan total 42 jembatan bailey untuk memulihkan konektivitas di wilayah terdampak.
Hingga saat ini, sebanyak 12 jembatan telah rampung dikerjakan. Pengiriman melalui Kapal Adri XLIX ini diharapkan mampu menuntaskan seluruh target pembangunan jembatan dalam waktu satu bulan ke depan.
Selain membawa dua set jembatan bailey, kapal ini juga mengangkut peralatan instalasi penjernih air dari Kementerian Pertahanan dan Kementerian PU. Dukungan ini juga mencakup material pembangunan hunian sementara (huntara) yang akan dikerjakan bersama pemerintah daerah setempat.
"Ada set penjernih air kemudian ada untuk huntara untuk ditempatkan nanti proses pembangunannya bekerja sama dengan pemerintah daerah yang ada di sana," ujar Saleh.
Kapal diperkirakan tiba 5 Januari 2026
Kapal Adri XLIX dijadwalkan tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, pada 5 Januari 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Aceh pada 6 Januari 2026.
Percepatan distribusi ini menjadi komitmen TNI AD agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di lokasi bencana dapat kembali normal secepat mungkin.
"Kita berharap dengan percepatan distribusi ini akan mendorong percepatan penyelesaian pembangunan jembatan di sana," ucap Saleh.











