Pemerintah Gass Poll! Targetin Perbaikan Jalan Nasional Aceh Full Nyambung Sebelum 2026
astakom.com, Jakarta — Pemulihan akses bagi masyarakat seperti jalan dan jembatan di Provinsi Aceh, terus dipercepat oleh pemerintah.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan mayoritas ruas jalan nasional yang rusak akan kembali tersambung sepenuhnya pada akhir Desember 2025.
Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PU, Rakhman Taufik, mengungkapkan bahwa hingga saat ini progres penanganan menunjukkan hasil positif.
Berdasarkan data terahir, terdapat 81 ruas jalan yang terdampak, di mana 72 ruas di antaranya atau sekitar 88 persen sudah kembali fungsional.
Beberapa jembatan sudah bisa dilalui
Meskipun jalur Lintas Timur Sumatera di Aceh sudah fungsional melalui jembatan di jalan kabupaten Awe Geutah, pemerintah masih fokus pada beberapa titik krusial di wilayah tengah, seperti ruas Bireuen-Takengon.
"Walaupun jalur tersebut sudah bisa dilalui, beberapa jembatan masih dalam proses penanganan intensif," kata Rakhman dikutip dari rilis yang diterima redaksi astakom.com, Kamis (25/12/2025).
Target waktu selesai pengerjaan
Rakhman menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan tenggat waktu pengerjaan untuk memastikan konektivitas antarwilayah tidak terhambat terlalu lama.
Beberapa ruas jalan nasional yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025 antara lain:
- Genting Gerbang – Celala – Bts. Aceh Tengah/Nagan Raya: Target selesai 28 Desember 2025.
- Pameue – Genting Gerbang: Target selesai 30 Desember 2025.
- Uwaq (KM 379) – Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues: Target selesai 30 Desember 2025.
- Bts. Bireuen/Bener Meriah – Bener Meriah/Aceh Tengah: Target selesai 30 Desember 2025.
- Genting Gerbang – Sp. Uning: Target selesai 20 Januari 2026.
- Sp. Uning (Bts. Kota Takengon) – Uwaq (Km 379): Target selesai 20 Januari 2026.
Tantangan yang dihadapi
Meski mayoritas proyek ditargetkan tuntas sebelum pergantian tahun, Rakhman mengakui adanya tantangan di lapangan, khususnya pada ruas Genting Gerbang menuju Simpang Uning.
Pada titik ini, terdapat dua jembatan yang terputus dengan kondisi kerusakan yang cukup berat.
"Rata-rata insya Allah kita selesaikan pada akhir Desember 2025. Namun, untuk ruas Genting Gerbang–Simpang Uning dan ruas Simpang Uning–Uwaq, kami berupaya menyelesaikannya pada 20 Januari 2026 karena kondisi di lapangan cukup berat," pungkasnya.
Sebelumnya, melansir astakom.com, Berdasarkan data Kementerian PU per 23 Desember 2025, 71 dari 80 ruas jalan nasional yang terdampak sudah kembali bisa dilewati, menandakan progres pemulihan jalan mencapai 88,75 persen.











