IHSG Sideways Jelang Penutupan Akhir Pekan, Tergambar Market Cenderung Resiliens
Reporter: Shintya
Astakom.com, Jakarta - Pantauan pergerakan pasar saham hari ini, Kamis (18/12/2025) terpantau masih dalam kategori volatilitas rendah atau aman.
Diwaktu jelang pembukaan pasar saham sejak pagi tadi hingga sore ini, menunjukan tdak ada lonjakan signifikan atau sebaliknya penurunan yang sangat menukik.
Dilansir dari laman TradingView, IHSG pagi ini ada di kisaran 8.677, 34 turun sebanyak 9,12 atau setara dengan 0,11%. Nilai ini masih bisa berubah seiring dengan minat pelaku pasar, sampai harga finalnya yang ditutup pada malam nanti.Secara keseluruhan hari ini, pasar saham IHSG cemderung sideways atau berada pada grafik konstan.
Meskipun IHSG lemah, tapi pasar Indonesia masih di dominasi oleh kenaikan nilai du beberapa cluster sektor saham tertentu
Saham sektor ini relatif stabil
Dipimpin oleh sektor infrastruktur yang sedang naik daun, pergerakan ke atas, ada di zona hijau atau bullish. Harga dibuka dengan 2.620,33, bertambah sebanyak 59,49 (2,32%).Diikuti oleh sektor kesehatan, meski ini bukan rekor tertingginya tapi ini cukup membuat sektor ini terlihat resilien. Pagi ini dibuka di angka 2.127,81 bertambah 20.24 atau naik sebanyak 0,96%.
Positive momentum
Sektor perindustrian juga alami kenaikan yang lumayan besar. Harga saat ini adalah 2.052,45 atau naik sekitar 18,41 (0,90%). Sektor energi juga sedang berada di atas awan. Ditaksir harga saat ini 4.370,67, naik 35,67 atau setara dengan 0,82%.Transportasi, Finansial dan non konsumer juga menunjukkan ketiga sektor itu aman, ada di zona hijau. Transportasi dibuka di 1.992,30 bertambah 12,36 (0,62%).
Finansial ditarif seharga 1.539,87, naik 3,34 atau senilai +0,22%. Non konsumer berada di 7.93,27 bertambah 1,09 yakni naik 0,14%.
Saham yang terkena tekanan jual
Penurunan harga saham dialami oleh beberapa sektor ini. Paling parah adalah sektor teknologi. Nilainya saat ini berada di angka 10.325,87 berkurang 299,82 yaknia -2,82%.Senada sektor saham Konsumer, bahan baku, property, juga lesu. Konsumer berada di kisaran 1.141,57 turun 13,41 atau besarannya sekitar 1,16%. Bahan baku dipatok harga 2.034,83 turun 4,39 poin atau 0,22%.
Property ada di angka 1.198,77 berkurang 2,14 nilai dibandingkan sebelumnya, atau penurunan ini sebanyak 0,18%.









