WWF Tegaskan Prabowo Hibahkan 90 Ribu Hektare untuk Konservasi Gajah, Bukan Biang Banjir!

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 11 Desember 2025 | 13:14 WIB
WWF Tegaskan Prabowo Hibahkan 90 Ribu Hektare untuk Konservasi Gajah, Bukan Biang Banjir!
BKSDA Aceh menurunkan 4 (empat) ekor gajah terlatih beserta tim pendukungnya ke sejumlah titik lokasi terdampak, Mingu (7/12). “Ini bukti betapa Gajah bukanlah musuh manusia, jangan rusak habitatnya, jangan ganggu rumah mereka. Karena dalam situasi darurat, saat semua sudah lumpuh, Gajahlah yang akan melindungi manusia,” Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Aceh, Ujang Wisnu Barata. (astakom/Kehutanan)

astakom.com, JakartaWorld Wildlife Fund (WWF) menjelaskan pemberian lahan milik Prabowo Subianto sebesar 90 ribu hektare pada tahun 2024, merupakan kawasan konservasi, dan bukan lahan yang sebabkan banjir.

Melansir redaksi astakom.com, awalnya WWF hanya meminta lahan sebesar 10 ribu hektare saja. Namun karena kebaikannya, Prabowo berikan lahan yang lebih besar tercatat hingga 90 ribu hektare diberikan kepada WWF untuk konservasi gajah.

WWF tegas beri tahu bahwa lahan yang berada di Takengon, Aceh, tersebut merupakan area konservasi dan tidak terdapat aktivitas penebangan.

Wilayah itu diarahkan sebagai sanctuary gajah dan zona restorasi hutan, sehingga tidak berkaitan dengan penyebab banjir yang terjadi di Aceh.

“Sudah tidak ada penebangan pohon di area tersebut dan bukan jadi area eksploitasi penyebab banjir,” ujar Aditya Bayunanda, CEO WWF-Indonesia, dikutip pada Kamis (11/12/2025).

Kawasan restorasi hutan (agroforestri)

Aditya juga mengatakan bahwa lahan tersebut kini diarahkan menjadi  kawasan restorasi hutan atau agroforestri, sampai pengolahan habitat Gajah Sumatera.

“Justru lahan tersebut jadi area agroforestri sanctuary Gajah Sumatera, demi menjaga habitatnya,” ujarnya.

Diketahui bahkan saat ini kawasan tersebut merupakan lahan konservasi dengan populasi gajah terbesar.

Keberpihakan jelas Prabowo terhadap Lingkungan

Belakangan ini, banyak narasi menuduh bahwa banjir terjadi karena kepemilikan lahan Presiden Prabowo yang masih mengeruk keuntungan pribadi di Aceh.

Fakta di atas membuktikan sebaliknya, justru Prabowo lah orang yang memberikan bukti paling konkret dengan pengorbanannya memberikan lahan untuk gajah dan hutan di Indonesia.

Kebaikan dan keberpihakan Presiden Prabowo terhadap lingkungan hidup, seharusnya menjadi contoh bagi pemilik perusahaan hutan untuk menggunakan hutan sebaik mungkin. Ketegasan atas hati nuraninya akan terus diingat dan menjadi sebuah tanda terima kasih dari flora dan fauna di Indonesia.

Gen Z Takeaway
WWF meluruskan isu bahwa 90 ribu hektare lahan yang diberikan Prabowo itu murni kawasan konservasi gajah, bukan penyebab banjir. Area di Takengon tersebut sudah bebas penebangan dan difokuskan jadi sanctuary serta restorasi hutan. Fakta ini nunjukkin komitmen lingkungan Prabowo yang cukup nyata dan layak jadi standar buat para pemilik izin hutan lain agar lebih mikir jangka panjang.

Agroforestri Konservasi Gajah Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto World Wildlife Fund WWF

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB