Sat Set! TNI AD, Kemen PU, dan Masyarakat Mulai Bangun Jembatan Bailey

Editor: AR Purba
Minggu, 7 Desember 2025 | 00:55 WIB
Sat Set! TNI AD, Kemen PU, dan Masyarakat Mulai Bangun Jembatan Bailey
[astakom/Puspen TNI]

Reporter: Shntiya

atakom.com, Jakarta - Prajurit Zeni TNI AD, Kementerian Pekerjaan Umum dan masyarakat setempat yang terdampak banjir bergotong-royong mempercepat pembangunan jembatan sementara tipe Bailey.

Saat ini ada dua lokasi yang menjadi bidikan awal, yaitu jembatan di atas aliran sungai pada ruas jalan lintas provinsi yang menghubungkan Medan dengan Banda Aceh serta akses menuju beberapa kabupaten dan kota di Aceh.

Upaya pemulihan infrastruktur ini diharapkan dapat melancarkan konektivitas antarwilayah dan distribusi logistik, terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung.

Pemasangan jembatan ini menjadi langkah cepat untuk memastikan mobilitas tetap berjalan sebelum jembatan permanen dibangun kembali.

Masyarakat setempat, atau yang berada di sungai Teupin Mane, Aceh Bireuen ikut berjibaku membangun Bailey.

Berdasarkan postingan dari akun Instagram resmi Sekerariat Kabinet, Sabtu ( 6/12/2025 ) menyebutkan bahwa, "Pemasangan dilakukan bahu-membahu bersama masyarakat setempat, 24 jam non-stop setiap harinya untuk mengejar waktu penyelesaian," tulis Seskab, Mayor Teddy Indra Wijaya.

Jembatan Ditarget Rampung Seminggu

Diketahui akibat banjir sungai ini mengalami perubahan ukuran. Sungai melebar menjadi 180 meter dari awalnya sekitar 100 meter.

Harapannya Jembatan bailey ini rampung dalam secepatnya. Sehingga bisa dipakai 2-3 hari ke depan dan jalur logistik darat segera terhubung.

Kepala Badan Logistik (Kabalog) TNI Mayjen TNI Lin Nofrianto meninjau langsung progres dan kesiapan pembangunan jembatan gantung di Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (6/12). Jembatan gantung tersebut akan menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan Kampung Bojong Koneng, Desa Mekar Mukti, Kecamatan Waluran, dengan Kampung Citaropong, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade. Dengan panjang sekitar 80 meter, jembatan ini diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi di dua wilayah tersebut.
[astakom/Puspen TNI]j
Perbaikan infrastruktur terus digenjot dengan mempercepat pemasangan jembatan bailey di beberapa area terdampak.

Sebelumnya, Kepala Staf TNI AD, Jenderal Maruli Simanjuntak, sempat menjanjikan pembangunan ini dibangun secepatnya.

“Untuk jalur nanti kami sudah menyiapkan jembatan Bailey. Paling lambat hari Jumat akan berangkat delapan set,” tegas Maruli.

Ia berharap pemasangan jembatan Bailey dapat menghubungkan wilayah-wilayah kritis. Maruli memperhitungkan, proses pemasangan memakan waktu sekitar satu minggu, sehingga pada minggu kedua jembatan sudah bisa dimanfaatkan. (shnty/ aSP)

Gen Z Takeaway
Pembangunan jembatan Bailey dikebut bareng TNI AD, Kemen PU, dan warga buat ngepulihin akses Medan–Aceh secepat mungkin. Fokusnya simpel: ngejalanin lagi arus logistik dan mobilitas dasar sambil nunggu jembatan permanen, dengan kerja 24/7 biar wilayah terdampak gak makin terisolasi.

Banjir di Sumatera Banjir Sumatera gerak nasional tanggulangi bencana Jembatan darurat jembatan tipe Bailey Kementerian PU Pembangunan Jembatan TNI Zeni

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB