Ditengah Persaingan AI Global, Kepala Divisi AI Apple John Giannandrea Umumkan Pengunduran Diri
Reporter: Dhea
astakom.com, Jakarta– Ditengah persangan global dalam penggunaan Visual intellegence atau kecerdasan buatan, Apple resmi mengumumkan bahwa John Giannandrea, tokoh penting di balik strategi kecerdasan buatan (AI) perusahaan, akan mundur dari jabatannya.
Ia akan tetap berada di Apple sebagai penasihat hingga musim semi 2026. Langkah ini menjadi salah satu perombakan organisasi terbesar Apple dalam beberapa tahun terakhir.
CEO Apple, Tim Cook, memberikan penghargaan besar atas kontribusi John Giannandrea selama masa jabatannya. “John adalah pemimpin luar biasa dan pelopor di dunia AI, dan kami berterima kasih atas perannya dalam membangun dan memajukan pekerjaan AI di Apple,” ujarnya dalam pernyataan resmi Apple Newsroom.
Cook juga menambahkan bahwa John Giannandrea telah membantu Apple membangun fondasi teknologi dan tim yang kuat untuk masa depan.
Keputusan mundurnya John Giannandrea muncul di tengah persaingan ketat industri AI global. Banyak pihak menilai Apple perlu bergerak lebih cepat dalam mengembangkan model besar dan layanan AI untuk mengejar kompetitor.
Amar Subramanya Resmi Gantikan Giannandrea
Sebagai bagian dari restrukturisasi, Apple menunjuk Amar Subramanya sebagai pemimpin baru divisi AI. Subramanya dikenal berpengalaman dalam pengembangan asisten digital dan machine learning, setelah sebelumnya memegang posisi strategis di Microsoft dan Google lebih dari satu dekade.Dalam jabatan barunya, ia akan memimpin pengembangan foundation models, riset machine learning, dan evaluasi keamanan sistem AI. Subramanya akan bekerja langsung di bawah Craig Federighi, Senior VP Software Engineering.
Perubahan ini juga menggeser beberapa fungsi internal yang sebelumnya berada di bawah John Giannandrea kepada divi layanan dan operasi untuk memperkuat integrasi AI di seluruh produk Apple.
Apple Ingin Bergerak Lebih Cepat di Ranah AI
Apple menegaskan nahwa transisi ini merupakan bagian dari evolusi alami struktur perusahaan. “Transisi ini adalah bagian dari evolusi alami organisasi kami dalam menghadapi tantangan teknologi yang berkembang cepat,” ujar pihak Apple dalam pernyataan.Dengan kepemimpinan baru, Apple berharap dapat memperkuat posisinya dalam persaingan AI generatif dan menghadirkan inovasi yang lebih matang untuk para pengguna. (deA/ aSP)













