IHSG Menguat, Saham Perbankan Pimpin Kenaikan di Pasar Global
astakom.com, Jakarta - Awal bulan Desember ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) terpantau menguat hingga 32,83 poin.
Hal ini menunjukkan pergerakan yang positif sebanyak 0,39 persen sehingga kini menjadi 8.541,54.
Beriringan dengan hal ini, sebanyak 45 saham unggulan atau indeks LQ45 ikut naik 1,45 poin, setara dengan kenaikan sebanyak 0,17 persen ke posisi 847,21.
Optimis Bergerak Naik
Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, IHSG saat ini optimis akan naik.“Secara jangka menengah dan jangka panjang, IHSG masih di area bullish (optimis bergerak naik). Diperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 8.470 hingga 8.600 pada pekan ini,” ujarnya.
Pasar Saham Dunia Dibuka Hari Ini, 1 Desember 2025
Sejalan dengan hal ini, investor global hari ini menyambut pembukaan dengan indeks ekuitas mendekati rekor tertinggi. Ini terjadi karena bank-bank sentral mulai melonggarkan kebijakan dibandingkan sebelumnya.Kebijakan bank-bank sentral yang lebih longgar, seperti menurunkan suku bunga atau memberi stimulus kepada nasabah, berhasil membuat pasar saham menjadi lebih optimis.
Hal ini menjadi sesuatu yang baik bagi pasar saham dibandingkan dengan kebijakan yang sebelumnya. Di sisi lain, komoditas atau barang mentah yang diperdagangkan di pasar global seperti emas, minyak, tembaga, batubara, gandum menunjukkan sinyal yang beragam atau fluktuatif. Ada yang naik, ada juga yang turun.
Sementara itu, data ekonomi dari Tiongkok dan Eropa menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, sehingga hal ini membuat sebagian investor meragukan apakah tren “pasar naik terus” (bullish) ini bisa bertahan.
Saham yang Stabil Naik
Tidak seperti saham yang lain, sektor perbankan sukses menjadi saham yang paling banyak mengalami kenaikan. Saham perbankan mengalami bullish (naik secara optimis) dan menguat secara signifikan.Namun, saham yang berkutat di bidang sumber daya dasar seperti sektor perusahaan tambang atau bahan mentah yakni nikel, tembaga, batubara, logam mengalami reli atau kenaikan harga yang cepat dan kuat. Hal ini dipengaruhi oleh harga tembaga yang mencapai rekor tertinggi. (chyn/aSP)










