Media Jepang Soroti Program MBG: Komoditi Pangan Lokal Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Editor: AR Purba
Kamis, 20 November 2025 | 13:11 WIB
Media Jepang Soroti Program MBG: Komoditi Pangan Lokal Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Media Jepang Soroti Program MBG: Komoditi Pangan Lokal Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Komcad/ astakom.com)

astakom.com, Jakarta - Program prioritas Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan oleh negara lain.

Baru-baru ini, MBG diulas dalam surat kabar harian Jepang, Yomiuri Shimbun. Artikel tersebut tersebut dimuat pada edisi senin, 17 November 2025 pada salah satu rubrik.

Artikel tersebut berjudul ‘Makan Siang Sekolah-Tantangan Indonesia’, mengulas tujuan utama program MBG, yaitu meningkatkan status gizi anak-anak, ibu hamil, dan balita di Indonesia, serta mengatasi masalah stunting atau kekurangan gizi.

"Di Indonesia, program makan siang sekolah (school lunch) mulai mendapatkan perhatian sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan anak serta mendukung proses belajar mereka. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi," demikian tulisan koran berbahasa Jepang tersebut, dikutip Rabu (19/11/2025).

Tantangan: Distribusi Tepat Sasaran

Menurut artikel itu, tantangan utama program ini adalah memastikan distribusi makanan bergizi dan tepat sasaran di seluruh wilayah. Terutama di daerah pedesaan, serta menjaga keberlanjutan pendanaan.

"Di beberapa daerah, banyak sekolah dasar yang belum memiliki dapur khusus untuk menyediakan makanan bergizi. Oleh karena itu, makanan sering kali dibawa dari luar sekolah atau disiapkan di fasilitas sederhana," tulisnya.

Presiden Prabowo dan Bill Gates tinjau MBG di SDN 03 Jati Pulogadung, Jakarta, Rabu (7/5). [Tim Media Presiden]
Presiden Prabowo dan Bill Gates tinjau MBGdi SDN 03 Jati Pulogadung, Jakarta, Rabu (7/5). [Tim Media Presiden]
MBG Dukung Perekonomian Daerah

Artikel tersebut juga menyoroti peran pangan lokal dalam pelaksanaan MBG. Program ini disebut mendorong penggunaan bahan makanan yang bersumber dari petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil lokal untuk mendukung perekonomian daerah.

Selain itu, artikel itu menyoroti sistem makan siang sekolah di Jepang (kyushoku) sebagai model yang terbukti berhasil dalam menjaga kesehatan, menanamkan kebiasaan makan yang baik, dan mempromosikan pendidikan gizi.

"Banyak pihak berharap program ini dapat berkembang seperti di Jepang, negara yang sudah lama dikenal memiliki sistem makan siang sekolah yang sangat baik," tulisnya lagi.

Artikel itu juga dilengkapi sejumlah foto dengan caption : Para murid sekolah dasar di Indonesia sedang menikmati makan siang bersama di kelas. Siswa tersebut memperlihatkan ekspresi senang terhadap makanan yang disajikan.(alF/aSP)

Gen Z Takeaway

Yomiuri Shimbun menyoroti MBG sebagai langkah ambisius Indonesia buat ningkatin gizi dan lawan stunting, tapi tetap punya PR besar soal distribusi, fasilitas sekolah, dan pendanaan. Jepang juga ngapresiasi penggunaan pangan lokal sambil berharap program ini bisa berkembang sekuat sistem makan siang sekolah mereka.

Diperbarui 13.05 wib (20/11/2025)

dapur gizi jepang Makan Bergizi Gratis Manfaat MBG MBG MBG Dibahas Media Jepang Perekonomian daerah Program Makan Bergizi Gratis Tantangan MBG TPID Yomiuri Shimbun

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB