astakom.com, Republik Kongo— Institusi pertahanan Indonesia kembali mendapatkan kepercayaan dari dunia. Kali ini, TNI yang tergabung dalam tugas kemanusiaan dinegara Kongo terlibat dalam pelaksanaan program perdamaian berbasis pendekatan humanisme; pendidikan dan budaya.
Dalam misi perdamaian dunia kali ini, Satgas TNI INDORDB XXXIX-G MONUSCO langsung mendapat mandat Presiden RI Prabowo Subianto untuk menunjukkan wajah kemanusiaan Indonesia melalui kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) bertema “Membangun Generasi Sehat dengan Edukasi Kesehatan dan Bantuan Alat Olahraga”.
Berlangsung selama November 2025
Kegiatan tersebut berlangsung di Primary dan Secondary School, wilayah binaan POB Bogoro, Republik Demokratik Kongo, pada 11 November 2025. Misi ini menjadi bukti nyata peran aktif Indonesia dalam mendukung perdamaian sekaligus pembangunan manusia di Afrika melalui pendekatan pendidikan dan kesehatan.
Kehadiran prajurit TNI di Afrika di bawah mandat Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian lain dalam diplomasi Indonesia lewat misi kemanusiaan yang membawa semangat perdamaian, solidaritas, dan kemajuan bersama.
Kolonel Inf Fardin Wardhana, M.P.M, selaku Dansatgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO memimpin langsung kegiatan misi kemanusiaan tersebut, didampingi Mayor Inf Rendy selaku Kepala Seksi Cimic, dr. Agita selaku SMO (Senior Medical Officer), serta sejumlah prajurit dari Tim Female Engagement Team (FET).
Mereka berinteraksi langsung dengan para siswa untuk memberikan edukasi sekaligus semangat hidup sehat.
“Rombongan CIMIC disambut baik oleh Kepala Sekolah setempat Mr. Bahemuka Jonas beserta 250 orang siswa-siswi Primary dan Secondary School,” ujar Kolonel Fardin Wardhana, M.P.M, Jum’at 14/11/2025.
Program kesehatan dan kemanuasiaan sebagai misi utama
Kegiatan diawali dengan sosialisasi kesehatan oleh dr. Agita dan tim, yang mengajarkan cara menyikat gigi dan mencuci tangan dengan benar. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap arahan dari tim kesehatan.
“Kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan paket sikat gigi serta penyerahan bantuan buku dan alat olahraga untuk para siswa serta pakaian batik untuk guru sekolah setempat,” lanjutnya.
Suasana keakraban semakin terasa saat Dansatgas memberikan pengarahan singkat dan Kepala Sekolah menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian TNI Indonesia terhadap anak-anak Kongo. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan tarian tradisional yang menggambarkan kehangatan serta persahabatan antara prajurit Indonesia dan masyarakat lokal.
“CIMIC bertujuan untuk mempererat hubungan baik antara masyarakat setempat dengan prajurit Satgas di daerah misi Afrika,” jelas Kolonel Fardin.
Melalui edukasi kesehatan, interaksi positif, dan bantuan nyata, Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Kongo—khususnya anak-anak—agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya untuk masa depan yang lebih baik. (Usm/aSP)
Gen Z Takeaway
Misi TNI di Afrika ini bukan cuma soal perdamaian, tapi juga soal humanity in action!, Prajurit Indonesia yang dikirim Presiden Prabowo turun langsung ke sekolah-sekolah di Kongo buat ngajarin cara hidup sehat, ngasih alat olahraga, sampai berbagi semangat.
Dari Bogoro, mereka bawa pesan kalau diplomasi Indonesia itu bukan cuma di meja perundingan, tapi juga di lapangan—bareng anak-anak, lewat senyum, edukasi, dan solidaritas.

