KPK Duga ada Oknum Memperjualbelikan Tanah Negara dalam Proyek Kereta Cepat Whoosh

Editor: Alfian Tegar
Selasa, 11 November 2025 | 13:31 WIB
KPK Duga ada Oknum Memperjualbelikan Tanah Negara dalam Proyek Kereta Cepat Whoosh

astakom.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan adanya dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh.

KPK baru-baru ini ini KPK menemukan kejanggalan, di mana tanah negara dijual ke negara.

Tanah yang seharusnya milik negara tersebut dijual lagi oleh oknum kepada negara.

Ada Oknum Memperjualbelikan Tanah Negara

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, kasus tersebut berkaitan dengan pengadaan lahan proyek nasional tersebut.

“Diduga ada oknum-oknum yang menjual kembali tanah milik negara ke negara. Padahal, tanah itu seharusnya bisa langsung digunakan untuk kepentingan proyek pemerintah,” ujar Asep kepada media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Menurut Asep, tanah-tanah tersebut dijual dengan harga tidak wajar, bahkan jauh lebih tinggi dari harga pasar.

“Kalau pembayarannya wajar, tidak akan kami perkarakan. Tapi kalau ada mark up, apalagi tanahnya tanah negara, uang itu harus dikembalikan,” katanya.

KPK Minta Kerugian Negara Dikembalikan

Selain soal tanah yang diduga milik negara, KPK juga mengusut perihal penggelembungan anggaran atau mark up dalam proses pembebasan lahan untuk proyek Whoosh.

Asep pun meminta kepada oknum tersebut segera mengembalikan keuntungan dari proyek pengadaan lahan untuk Whoosh.

“Artinya misalkan pengadaan lahan nih, nah orang itu misalkan di pengadaan lahan yang harusnya di harga wajarnya 10, lalu dia jadi 100, kan jadi enggak wajar itu. Nah, kembalikan dong, negara kan rugi,” kata Asep.

Asep juga belum merincikan lokasi pembebasan lahan untuk proyek tersebut.

Gen Z Takeaway

KPK nemuin dugaan korupsi di proyek Kereta Cepat Whoosh, tanah negara dijual lagi ke negara dengan harga dilebihin. Plt Deputi KPK Asep Guntur bilang, ini jelas mark up dan ngerugiin negara. KPK minta oknum yang terlibat balikin duitnya, karena proyek publik bukan ladang cuan pribadi.

Dugaan Korupsi Kereta Cepat Dugaan Tanah Dijual Kepada Negara Kereta Cepat Jakarta Bandung Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Whoosh

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB