Haru! Sosok Marsinah Aktivis Buruh Yatim Piatu, Momen Sang Kakak Ucapkan Terima Kasih atas Gelar Pahlawan Nasional

Editor: AR Purba
Senin, 10 November 2025 | 15:23 WIB
Haru! Sosok Marsinah Aktivis Buruh Yatim Piatu, Momen Sang Kakak Ucapkan Terima Kasih atas Gelar Pahlawan Nasional
[Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta— Bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan Nasional, hari ini 10 November 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh Indonesia lintas generasi dan profesi.

Seremonioal penerimaan penganugerahan gelar Pahlawan tersebut diwakili para keluarga almarhum tokoh nasional di Istana Negara, Senin (10/11). Presiden Prabowo membuka acara dengan memimpin prosesi mengheningkan cipta terlebih dahulu untuk mengenang para pahlawan yang telah berjasa.

Tepat siang ini, secara resmi Presiden Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada salah satu aktivis buruh, Marsinah.

Gejolak Pergerakan Buruh 1990-an

Awal Tahun 1990an, tepatnya Tahun 1993. Ketika itu, Masinah dikenal sebagai sosok pekerja perempuan yang menjadi simbol perjuangan buruh dan keberanian rakyat biasa dalam menegakkan keadilan. Kisah Marsinah memang tak pernah lekang oleh waktu.

Kisah Marsinah terus bersambut hingga saat ini. Sosoknya resmi menerima Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dari negara, yang ditetapkan melalui upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11), bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Saat momen Penganugerahan di Istana itu, jiwa Marsinah menjelma pada sosok kakak kandungnya, Marsini.

Ucapan Terimkasih Sang Kakak kepada Presiden Prabowo
Marsini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh pihak yang telah berjuang mengusulkan gelar pahlawan bagi adiknya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Presiden RI yang sekarang. Terima kasih banget, terima kasih sebesar-besarnya untuk anugerah yang diberikan untuk adik saya, Marsinah,” ujar Marsini penuh haru.

Tak lupa Marsini juga menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang selama ini setia menjaga semangat perjuangan Marsinah, mulai dari pemerintah daerah Nganjuk, organisasi pekerja seperti KSPSI dan KSBSI, hingga para aktivis dan LSM yang terus memperjuangkan pengakuan atas jasa Marsinah.

“Terutama keluarga saya berterima kasih semua yang dibutuhkan keluarga bisa support supaya gelar pahlawan Marsinah tercapai,” tambahnya.

Marsinah, Sosok Pejuang Buruh Yatim Piatu
Marsini juga menegaskan bahwa perjuangan Marsinah harus terus menjadi inspirasi bagi para pekerja di seluruh Indonesia agar tidak melupakan nilai-nilai keadilan dan keberanian yang diperjuangkan adiknya. Marsini menutup pernyataannya dengan kisah perjuangan hidup sang adik semasa kecil, namun kini namanya telah menjadi kebanggaan bangsa.

“Marsinah, dulu waktu kecil sampai sekolah SMP saja berat sekali, tanpa Ibu, tanpa Bapak. Marsinah saya tidak menyangka jadi orang besar membanggakan seluruh Indonesia, khususnya Nganjuk. Sekarang Nganjuk punya pahlawan nasional. Terima kasih, adikku Marsinah. Kau telah membawa keponakanmu, adikmu, saya, dan yang mendampingi saya, bisa di Istana Presiden,” ucap Marsini.

Marsinah dikenal luas sebagai ikon perjuangan hak-hak pekerja, gugur dalam memperjuangkan keadilan bagi rekan-rekannya di Sidoarjo pada tahun 1993. Ketika itu Marsinah bekerja sebagai buruh pabrik PT Catur Putra Surya (CPS) di Porong, Sidoarjo. Dalam banyak kisah- kisah perjuangan buruh, sosok dan kegigihan Marsinah akan terus dodengungkan.(Ist/aSP)

Gen Z Takeaway

Pas Hari Pahlawan 10 November 2025, Presiden Prabowo kasih gelar Pahlawan Nasional buat 10 tokoh, termasuk Marsinah, aktivis buruh legendaris yang dulu berani banget lawan ketidakadilan di tahun ‘90an. Kakaknya, Marsini, nerima penghargaan di Istana Negara sambil nangis haru dan bilang makasih ke Presiden serta semua yang udah perjuangin nama Marsinah. Dari buruh sederhana jadi simbol perjuangan pekerja, sekarang nama Marsinah resmi diakui negara — bukti kalau keberanian dan keadilan nggak bakal lekang waktu.

Aktivis Buruh Anugrah Geklar Pahlawan Gelar Pahlawan Nasional Marsinah Peringatan Hari Pahlawan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB