astakom.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan bakal melanjutkan tren penguatan, setelah menyentuh rekor baru All Time High (ATH) pada perdagangan kemarin.
Menurut analisis Phintraco Sekuritas, indeks acuan bursa saham Indonesia itu akan menguji level resistance di level 8.350 pada perdagangan hari ini, Kamis (6/11/2025)
“Diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menguji level resistance di 8.350,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam riset harian mereka, dikutip astakom.com.
Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat ke level 8.318.53, atau naik 0.93 persen, setelah sempat bergerak melemah.
Pelemahan itu terjadi menjelang pengumuman angka pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Namun IHSG berbalik menguat, setelah ekonomi Indonesia di kuartal tersebut tumbuh 4,04 persen secara tahunan (yoy).
Pada dasarnya angka pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III ini lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,12 persen yoy. Namun pelemahan itu telah diantisipasi, dan masih sesuai dengan prakiraan pasar.
“Investor berharap pertumbuhan ekonomi akan berakselerasi kembali di 4Q25 (kuartal IV-2025), seiring dengan adanya tren penurunan suku bunga, stimulus dari pemerintah dan adanya liburan pada akhir tahun yang berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat,” ujarnya.
Adapun pada hari ini, pasar diperkirakan bakal melanjutkan euforia pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan IHSG yang diprediksi lanjut menguat.
Namun analis Phintraco Sekuritas mengingatkan adanya sejumlah sentimen yang akan menghambat laju IHSG hari ini, salah satunya pengumuman MSCI (Morgan Stanley Capital International).
“Adanya pengumuman review kuartalan indeks MSCI diperkirakan akan mendorong fluktuasi indeks,” terang Phintraco.
Selain itu, sentimen lain juga datang dari Inggris, dimana investor akan menantikan hasil keputusan pertemuan Bank of England, yang diperkirakan mempertahankan suku bunga tetap di 4 persen.
Selain itu akan dirilis data industrial production Jerman bulan September 2025, yang diperkirakan sebesar 3 persen secara bulanan (mom) dari periode Agustus 2025 yang mencapai 4.3 persen mom.
Sedangkan pertumbuhan retail sales Euro Area bulan September diperkirakan stabil di level 1 persen secara tahunan.
Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas melihat terjadinya Golden Cross di indikator MACD dan indikator Stochastic RSI yang bergerak ke atas, mendekati area overbought.
“Volume beli mengalami kenaikan yang
ditopang oleh indikator A/D yang mengindikasikan adanya akumulasi. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan,” tulis analis dari perusahaan efek tersebut.
Dari berbagai sentimen itu, Phintraco Sekuritas pada perdagangan hari ini memberikan rekomendasi saham top picks, antara lain saham MBMA, MAPI, EMTK, WIFI dan PSAB.
Gen Z Takeaway
IHSG lagi on fire! Setelah tembus rekor All Time High di 8.318, indeks saham Indonesia hari ini diprediksi masih bakal lanjut naik, mungkin nyentuh 8.350.
Tapi, jangan terlalu euforia juga ya. Ada potensi “plot twist” dari pengumuman indeks MSCI dan keputusan suku bunga Bank of England. Intinya, IHSG masih di mode bullish, tapi tetap waspada sama sentimen global.

