Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,4 Persen di Triwulan III-2025

astakom.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menyampaikan, pertumbuhan ekonomi ini lebih tinggi dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 dibandingkan dengan triwulan III 2024 atau secara year on year tumbuh 5,04 persen,” ujar Edy dalam rilis BPS di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Dia memaparkan, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan III 2025 berdasarkan harga berlaku sebesar Rp6.060 triliun. Kemudian, atas dasar harga konstan Rp3.444,8 triliun.

Capaian ekonomi di triwulan III-2025 tumbuh 5,04 persen memang konsisten dengan tren pertumbuhan ekonomi domestik dalam beberapa tahun terakhir yang berada di atas 5 persen.

Namun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, angka pertumbuhan ekonomi di triwulan III-2025 ini cenderung lebih lambat dari pertumbuhan ekonomi di triwulan II-2025 yang berada di level 5,12 persen.

Menurut Edy, pelambatan ekonomi pada triwulan III 2025 ini sejalan dengan pola musiman yang sudah terjadi sejak triwulan I 2021.

Pada saat itu, ketika ekonomi Indonesia mengalami resesi di level 0,93 persen pada triwulan I 2025 dan berhasil berbalik arah menjadi 3,30 persen di triwulan selanjutnya.

Lagi-lagi ekonomi Indonesia mengalami penurunan hingga ke angka 1,57 persen secara quartalan. Sementara secara tahunan, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2021 turun ke angka 3,53 persen (yoy).

Sementara itu, secara kuartalan atau quartal to quartal (qtq), ekonomi Indonesia domestik masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,43 persen pada triwulan III-2025.

Sedangkan secara kumulatif, sepanjang periode Januari-September 2025, ekonomi Indonesia masih tumbuh sebesar 5,01 persen. Namun dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, yang masih berada di level 5,12 persen.

Gen Z Takeaway

Ekonomi Indonesia masih ngebut di atas 5 persen, tapi gasnya sedikit dikurangin. BPS bilang, di triwulan III-2025 ekonomi tumbuh 5,04 persen, stabil tapi agak melambat dibanding triwulan sebelumnya yang 5,12 persen.

Artinya, ekonomi kita lagi “cruise mode”: nggak kenceng banget, tapi tetap solid. Kalau diibaratin mobil, Indonesia lagi jaga kecepatan biar bensin (alias daya tahan ekonomi) nggak habis duluan.

Feed Update

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...

Genap Setahun, Rosan: Danantara Jadi Kekuatan RI Hadapi Tensi Geoekonomi Global

astakom.com, Jakarta - Dalam rangka tasyakuran satu tahun Danantara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pesan menyentuh tentang keberadaan Danantara. Rosan menyebut dalam satu tahun adanya...

Komisi XI DPR Umumkan 5 Anggota DK OJK, Friderica Jadi Ketua

astakom.com, Jakarta - Setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Komisi...

Positif! Kuartal I 2026: Indikator Ekonomi Domestik Ekspansi Kuat, Purbaya: Tetap Waspadai Ketidakpastian Global!

astakom.com, Ekbis- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tengah mengalami ekspansi yang kuat pada kuartal I awal tahun 2026 ini. Indikator...