Ekonom Proyeksi Ekonomi RI Kuartal III Masih 'Ngebut' di Atas 5 Persen

Editor: Khoirudin
Selasa, 4 November 2025 | 22:30 WIB
Ekonom Proyeksi Ekonomi RI Kuartal III Masih 'Ngebut' di Atas 5 Persen
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia (Foto: pixabay)

astakom.com, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan masih “ngebut” di atas 5 persen pada kuartal III-2025, meskipun secara angka nantinya akan sedikit melambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada kuartal III-2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun tipis dari realsasi pada kuartal II-2025, yang mencapai 5,12 persen.

“Kami memproyeksikan pertumbuhan PDB Indonesia akan melemah dari 5,12 persen year on year (yoy) pada kuartal II menjadi 5,04 persen (yoy) pada kuartal III-2025,” kata Department Head of Macroeconomic and Financial Market Research Permata Bank, Faisal Rachman, Selasa (4/11/2025).

Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan akan mengumumkan data resmi pertumbuhan ekonomi tersebut pada Rabu besok (5/11/2025), tepatnya pada pukul 11.00 WIB siang.

Meski sedikit menurun, Faisal menilai capaian ini tetap menjadi sinyal positif karena laju ekonomi masih stabil di atas 5 persen, lebih tinggi dibandingkan kuartal I yang hanya tumbuh 4,87 persen.

Dia menjelaskan, bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi di kuartal III utamanya akibat konsumsi rumah tangga yang melemah. Ketidakpastian politik yang terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu juga turut menjadi salah satu pemicunya.

“Hal itu menekan kepercayaan konsumen, serta normalisasi pembentukan modal tetap bruto (PMTB) seiring melambatnya impor barang modal,” jelas Faisal.

Namun di sisi lain, kinerja ekspor Indonesia masih jadi bintang penyelamat, dimana ekspor Indonesia diperkirakan masih tetap solid berkat permintaan dari Amerika Serikat (AS) dan lonjakan wisatawan asing selama musim liburan musim panas.

Sementara itu, impor Indonesia justru turun karena aktivitas investasi yang melambat, kemudian berakhirnya musim haji serta libur anak sekolah.

Secara keseluruhan, Faisal memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2025 bakal bertahan di kisaran rata-rata 10 tahun terakhir, yaitu sekitar 5 persen. Angka ini merevisi proyeksi sebelumnya yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2025 sedikit di bawah 5 persen.

“Secara keseluruhan, kami memproyeksikan pertumbuhan PDB Indonesia pada kisaran 5,0–5,1 persen untuk tahun 2025 (dibandingkan 5,03 persen pada 2024),” ujar Faisal.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto telah memberikan isyarat perihal angka pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2025 yang akan dirilis resmi pada Rabu besok.

Meski tidak menyebut secara gamblang, ia mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan diumumkan besok akan sama dengan pertumbuhan selama tujuh tahun terakhir, yang konsisten berada di atas 5 persen.

“(Pertumbuhan ekonomi) kuartal III konsisten dengan pertumbuhan tujuh tahun,” kata Airlangga di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Ketika ditanya apakah angkanya bakal di atas 5 persen, Airlangga irit bicara sembari melempar senyum. Ia hanya meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi besok.

“Proyeksi ekonomi besok jam 11. (Apakah di atas 5 persen?) Tunggu besok jam 11,” ujarnya singkat.

Gen Z Takeaway

Ekonomi Indonesia lagi kayak lari maraton, nggak sprint, tapi tetap konsisten di atas 5 persen! PIER bilang pertumbuhan kuartal III-2025 mungkin turun dikit ke 5,04 persen, tapi itu masih stabil banget di tengah drama politik dan konsumsi yang agak loyo.

Untungnya ekspor ke AS dan banjir turis asing bikin grafik ekonomi tetap hijau. So yeah, meski sempat ngerem, mesin ekonomi RI masih panas dan siap gas lagi di akhir tahun!

Airlangga Hartarto Badan Pusat Statistik BPS Ekonomi Indonesia Kemenko Perekonomian Menko Perekonomian Pertumbuhan Ekonomi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB