Profil Laksma TNI Mulyatna Resmi Jabat Aslog KSAL yang Baru
astakom.com, Jakarta - Kepemimpinan di tubuh TNI Angkatan Laut kembali berganti. Laksamana Pertama (Laksma) TNI Mulyatna, S.T., kini resmi mengemban amanah sebagai Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut (Aslog KSAL), menggantikan Laksamana Muda (Laksda) Eko Sunarjanto.
Sartijab Dipimpin langsung KSAL
Serah terima jabatan (Sertijab) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Auditorium Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat (31/10/2025).Dalam upacara yang berlangsung khidmat itu, Kasal menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam menjaga stabilitas organisasi dan efektivitas operasional TNI AL.
Jabatan Aslog Kasal memiliki tanggung jawab strategis dalam mengelola seluruh aspek logistik, termasuk pemenuhan kebutuhan operasional armada laut, dukungan fasilitas, hingga kesiapan personel dan peralatan tempur.
Laksma TNI Mulyana sendiri bukan sosok baru dalam dunia penelitian dan pengembangan Angkatan Laut. Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 37 Tahun 1991 ini telah menapaki karier militernya dengan dedikasi tinggi sejak awal penugasan tahun 1992 sebagai Ass Padiv Sin KRI Mandau.
Perjalanan Karir Laksma (TNI) Mulyana
Perjalanan kariernya berlanjut ke berbagai posisi penting seperti Kadep Sin KRI Pulau Raas (1998), Pamen Pawas Platform Satgas Yekda BCM-1 Banten (2012–2013), serta mengikuti Dikreg Angkatan 44 Sesko TNI (2017).Tahun 2021 menjadi momentum penting bagi Mulyatna ketika dipercaya sebagai Kepala Kelompok Peneliti (Kapoklit) Dislitbangal, dan kemudian naik menjadi Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Kadislitbangal) pada Februari 2025. Kini, dengan jabatan barunya sebagai Aslog KSAL, kariernya menorehkan babak baru dalam jajaran pimpinan strategis TNI AL.
Pria kelahiran Kulon Progo, 1 Juni 1969 ini dikenal sebagai perwira yang visioner, berdisiplin tinggi, dan memiliki komitmen kuat terhadap inovasi dalam bidang logistik pertahanan.
Kenaikannya menjadi Aslog KSAL menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga besar Dislitbangal, tetapi juga bagi seluruh personel TNI AL yang menaruh harapan besar pada efisiensi dan modernisasi sistem logistik Angkatan Laut ke depan.(Jord)
GenZ TakeAway Kenaikan Laksma Mulyatna ini bukan sekadar soal jabatan baru, tapi juga bukti nyata bahwa riset dan inovasi bisa jadi jembatan menuju kepemimpinan strategis bahkan di institusi militer. Dari kacamata Gen Z, perjalanan beliau mencerminkan grind culture versi TNI: mulai dari bawah, tetap konsisten, dan nggak berhenti belajar.
Di era sekarang, banyak anak muda berpikir karier militer itu kaku dan tradisional. Tapi kisah Mulyatna justru nunjukin bahwa disiplin bisa sejalan dengan inovasi, dan sains bisa jadi pondasi kuat dalam dunia pertahanan. Gen Z yang melek teknologi dan riset bisa belajar satu hal penting dari sini: kemajuan besar dimulai dari fokus kecil yang dijaga terus-menerus.













