BI Goda Apple: iPhone Bakal Bisa Pakai QRIS Tap Kayak Android?
astakom.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Apple Indonesia untuk memperluas penggunaan QRIS Tap, yakni sistem pembayaran non-tunai berbasis NFC yang selama ini hanya tersedia pada smartphone berbasis Android.
Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Himawan Kusprianto mengatakan, bahwa langkah tersebut dilakukan bank sentral sebagai bagian dari upaya untuk menghadirkan layanan pembayaran digital yang inklusif di semua perangkat, termasuk perangkat iPhone milik Apple.
Dia mengungkapkan, bahwa perangkat telepon pintar keluaran raksasa teknologi asal California itu pada dasarnya memiliki teknologi NFC yang menjadi basis layanan QRIS Tap, yang resmi diluncurkan BI pada 14 Maret 2025 lalu.
“Jadi kita coba deketin Apple Indonesia ada gak possibility untuk membuka, karena Apple itu sebenarnya bisa NFC-nya. Kalau ngisi e-money kan bisa ya, e-money atau BCA Flash itu bisa sebenarnya. Atau kalau kita pakai OVO, handphone-nya Apple sebenarnya juga bisa, artinya sebenarnya ada NFC-nya,” ungkap, dikutip astakom.com, Jumat (24/10).
Namun tantangan utamanya datang dari kebijakan global Apple yang masih membatasi akses NFC untuk aplikasi pihak ketiga, dan hanya mengizinkan pengguna memakai layanan resmi dari Apple Pay.
“Ini juga challenge buat kita, pelan-pelan kita coba jajaki, tapi paling enggak kalau QRIS Tap kita sukses, mungkin QRIS juga semakin masif. Mungkin bisa juga menjadi insentif buat Apple untuk buka gitu ya,” lanjut Himawan.
Meski belum ada kepastian kapan QRIS Tap bisa digunakan di perangkat Apple, BI memastikan upaya negosiasi akan terus dilakukan, mengingat banyak masyarakat Indonesia merupakan pengguna iPhone.
Belum ada data terbaru tentang jumlah pasti pengguna iPhone di Indonesia. Namun data terakhir di tahun 2024, jumlah pengguna iPhone di Indonesia diperkirakan sekitar 14,4 juta hingga 16,8 juta orang. Sementara pada awal 2025, jumlah pengiriman iPhone ke Indonesia sekitar 2,7 juta unit.
“Tapi intinya kita coba, karena memang banyak juga segmen masyarakat kita yang menggunakan Apple, termasuk saya sebenarnya. Jadi saya jualan QRIS Tap, tapi gak pakai QRIS Tap. Tapi ke depan kita coba terus lah, kita coba mulai bertemu dengan Apple,” ujarnya.
Adapun untuk saat ini, penggunaan QRIS Tap masih difokuskan pada sektor transportasi publik, seperti Transbus, Damri, dan MRT, yang sudah mulai mengimplementasikannya di 12 provinsi. Meski begitu, QRIS Tap juga mulai digunakan di beberapa merchant besar seperti BCA dan Nobu Bank.
“BCA, Nobu itu sudah bisa dilakukan (traksaksi menggunakan QRIS Tap). Tapi memang menyasar segmen utamanya adalah sektor transportasi, makanya 12 provinsi secara serta juga sudah mulai mengimplementasikan QRIS Tap di bus-bus mereka, Transbus, Damri, dan MRT,” tutur Himawan.
Gen Z Takeaway
Bank Indonesia lagi PDKT sama Apple Indonesia buat ngebuka jalan biar pengguna iPhone juga bisa pakai QRIS Tap, sistem pembayaran non-tunai berbasis NFC yang selama ini cuma bisa di Android.Sebenarnya iPhone udah punya teknologi NFC, tapi kebijakan global Apple masih nge-lock aksesnya buat aplikasi pihak ketiga—alias cuma buat Apple Pay. BI lagi berusaha negosiasi supaya Apple mau buka akses itu, biar sistem pembayaran digital di Indonesia makin inklusif dan gak “Android only”.










