Momen Pelukan Persahabatan Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Afrika Selatan Ramaphosa di Indonesia
astakom.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dalam kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/10) siang.
Cyril Ramaphosa tiba sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut langsung oleh Presiden Prabowo. Dengan setelan jas abu-abu, dasi biru, peci hitam, dan kacamata hitam, Prabowo berpelukan hangat dengan Ramaphosa sesaat setelah sang tamu kehormatan turun dari kendaraan. Momen tersebut menjadi simbol persahabatan erat antara kedua negara.
Prosesi penyambutan berlangsung meriah. Ramaphosa diiringi 120 pasukan berkuda yang bergerak dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka. Ratusan siswa SD, SMP, dan SMA turut menyemarakkan suasana dengan wajah sumringah sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Afrika Selatan.
Kunjungan bersejarah ini bertepatan dengan peringatan 31 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Afrika Selatan. Namun, catatan sejarah mencatat jalinan persahabatan kedua bangsa telah berakar jauh sejak abad ke-16, terutama melalui interaksi perdagangan dan pertukaran budaya.
Setibanya di halaman Istana, Prabowo dan Ramaphosa menuju mimbar kehormatan. Lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan, diiringi dentuman 21 kali tembakan meriam. Seusai prosesi tersebut, kedua pemimpin meninjau pasukan kehormatan. Prabowo memberi hormat, sementara Ramaphosa membungkukkan kepala sebagai tanda penghormatan.
Agenda kemudian dilanjutkan ke ruang credential untuk sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu. Selepas itu, kedua pemimpin menggelar pertemuan bilateral guna membahas kerja sama strategis, termasuk perdagangan, investasi, pertahanan, pertanian, dan hubungan antar masyarakat. Pertemuan tersebut ditutup dengan jamuan santap siang bersama di Istana.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penyambutan antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Hukum dan HAM Natalius Pigai, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Saud Purwanto, serta Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Abdul Kadir Jaelani.











