15 Tahun Pengalaman di Pasar, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Yakin IHSG Bisa Tembus 36.000
astakom.com, Jakarta – Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki potensi untuk melesat hingga menyentuh level 36.000 pada tahun 2035. Keyakinan itu disampaikannya saat merespon IHSG yang terkoreksi pada pelantikan dirinya sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), Senin (8/9).
Adapun diketahui, IHSG yang menjadi dasar acuan indeks harga saham nasional sempat diwarnai koreksi lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan Senin kemarin. Dengan sepak terjangnya yang cukup panjang di dunia pasar modal, Purbaya menilai koreksi IHSG tersebut hanya bersifat sementara.
"Mungkin pasar nggak tahu, saya orang pasar. Saya di pasar sejak tahun 2000, 15 tahun lebih. Jadi kalau ada penyesuaian, itu hal yang wajar. Dalam seminggu dua minggu IHSG pasti akan balik," ujarnya dalam keterangannya, dikutip astakom.com, Selasa (9/9).
Purbaya menegaskan bahwa ia akan bekerja maksimal untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional, termasuk pasar keuangan. Menurutnya, koreksi IHSG saat pelantikannya hanya transisional karena investor belum familiar dengan rekam jejaknya.
Lebih jauh, ia menyinggung pengalaman masa lalu saat Indonesia bangkit dari berbagai krisis. Menurut Purbaya, setiap kali ekonomi nasional pulih, IHSG justru mencatatkan lonjakan signifikan.
"Dulu 2001 IHSG ada di level 300-an, lalu pada 2008 tembus 2.500. Setelah krisis 2009 turun ke 1.100-an, dan pada 2018 sempat mencapai 6.500-an, atau naik sekitar enam kali lipat," ungkapnya dalam forum investasi pada Mei lalu.
Saat ini, Purbaya melihat tren serupa. IHSG yang sempat jatuh ke bawah 6.000 akibat tekanan global kini berhasil kembali ke atas level 7.000 berkat dukungan kuat investor domestik. "Artinya, bukan tidak mungkin IHSG menyentuh 36.000 pada 2035. Itu lah kira-kira masa depan IHSG kita," katanya penuh keyakinan.
Purbaya juga menegaskan pemerintah memiliki instrumen ekonomi yang memadai untuk menjaga stabilitas pasar.
"Selama ini ada perlambatan ekonomi karena berbagai faktor. Tapi saya percaya, dengan sinergi yang ada, kita bisa memperbaikinya. Kalau kita percaya ekonomi kita, asing pun akan ikut-ikutan," tegas Menkeu baru tersebut.









