Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

HKTI Dorong Insentif Konkret untuk Petani Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

astakom, Jakarta – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menegaskan pentingnya kebijakan insentif pangan lokal yang benar-benar menyentuh kebutuhan petani, demi mewujudkan swasembada pangan nasional.

Hal itu disampaikan oleh mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKTI dalam Workshop Kebijakan Insentif Pangan Lokal Mendukung Swasembada Pangan yang diselenggarakan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Selasa (5/8),

Mewakili Ketua Umum HKTI Sudaryono, Manimbang menyuarakan perlunya pendekatan nyata dan terintegrasi bagi para pelaku utama di sektor pertanian. Sebab program insentif selama ini banyak yang gagal karena terlalu administratif dan tidak melibatkan petani secara langsung.

“Kami menyarankan agar insentif diberikan dalam bentuk input produksi seperti benih, pupuk organik lokal, alat pascapanen, akses pasar tetap, serta jaminan harga beli minimum bagi komoditas pangan lokal seperti singkong, sagu, sorgum, talas, dan jagung lokal,” ujar Manimbang, dikutip astakom.com, Rabu (6/8).

Manimbang yang juga mantan Ketua DPRD KSB dan eks Sekjen MN KAHMI turut menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam perencanaan insentif. Menurutnya, kebijakan terlalu sering terjebak dalam ‘silo sektoral’ yang membuat program tidak berkelanjutan.

“Insentif tidak boleh berhenti pada proyek jangka pendek. Harus ada skema pendanaan berkelanjutan yang masuk dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, Renstra, dan RKPD,” katanya.

Selain itu, HKTI juga mendorong perhatian pada sektor hilir melalui insentif fiskal bagi UKM pangan lokal, seperti tax holiday, dan program edukasi konsumsi pangan lokal di sekolah serta kalangan ASN. “Tanpa pasar dan permintaan yang pasti, semangat petani untuk memproduksi akan surut kembali,” tegas Manimbang.

Ia juga merespons positif gagasan Prof. Tajuddin Bantacut mengenai penyusunan roadmap pangan lokal nasional, namun ia mengingatkan pentingnya akurasi data. HKTI, kata Manimbang, siap mendukung dengan menyusun basis data petani pangan lokal berbasis desa dan kecamatan.

Lebih lanjut, ia mendorong pelibatan koperasi dan Badan Usaha Milik Petani (BUMP) sejak tahap perencanaan hingga evaluasi kebijakan. “Kami berharap kebijakan insentif tidak top-down. Petani harus dilibatkan sejak tahap desain hingga evaluasi,” ujarnya.

HKTI juga merujuk pada Perpres Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal sebagai landasan strategis. Perpres ini menekankan delapan pilar kebijakan, dari regulasi hingga edukasi konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, Aman), dengan skema pendanaan dari APBN, APBD, dan sumber sah lainnya.

Dalam konteks penguatan pangan lokal, lima komoditas dinilai sangat potensial dikembangkan secara nasional: singkong, jagung, sorgum, ubi jalar, dan talas. Komoditas ini memiliki keunggulan agronomis, nilai ekonomi tinggi, dan relevan untuk mengurangi ketergantungan impor gandum.

“HKTI siap menjadi mitra strategis pemerintah dan akademisi dalam memastikan program berjalan efektif melalui pelatihan, pendampingan teknis, serta pengawasan berbasis komunitas,” pungkas Manimbang.

Feed Update

Spek Tempur Giuseppe Garibaldi: Kapal Induk Italia yang Segera jadi Milik TNI!

astakom.com, Techno  - Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam penguatan teknologi pertahanan laut. Kementerian Pertahanan RI memastikan kapal induk ringan Giuseppe Garibaldi merupakan hibah...

3 Rafale Tiba di Indonesia, Kemhan: Menunggu Jadwal Istana

Kementerian Pertahanan memastikan Presiden RI Prabowo Subianto akan hadir dalam seremoni penerimaan tiga pesawat tempur Rafale yang kini telah menjadi alutsista baru TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Kisah Heroik Marlina Wiguna: Ibu Bhayangkari yang Dijuluki ‘Malaikat Penyintas’

astakom.com, Jakarta — Di tengah situasi bencana banjir dan longsor, hadir seorang perempuan yang keberaniannya banyak orang terpukau. Marlina Wiguna Lumban Tobing, seorang Ibu Bhayangkari,...

Komandan Puspenerbal Laksda TNl Bayu Alisyahbana Terima Tanda Kehormatan Brevet Hiu Kencana

astakom.com, Jakarta — Komandan Pusat Penerbangan TNl Angkatan Laut (Danpuspenerbal), Laksda TNl Bayu Alisyahbana menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana dari Kepala Staf Angkatan Laut...

89 Personel TNI AU Ikuti Pelatihan CH-4 Batch 2 di China, Perkuat SDM untuk Alutsista Masa Depan

TNI Angkatan Udara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mengawaki alat utama pertahanan dan keamanan (alpalhankam) generasi baru. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan CH-4 Batch 2 yang resmi dimulai di Taizhou, China, pada Selasa (25/11).

Wakil Panglima TNI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 139 Perwira Tinggi

Sebanyak 139 Perwira Tinggi (Pati) TNI resmi menerima kenaikan pangkat dalam upacara Laporan Korps yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. di GOR A. Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/12).