Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Tanggapi Burger Jadi Menu MBG, Komisi IX DPR: Jangan Biarkan Makanan Bergizi Kalah oleh Makanan Bergengsi

astakom, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menanggapi permintaan seorang siswa kepada Presiden Prabowo Subianto agar burger dijadikan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai, usulan makanan cepat saji untuk dijadikan menu MBG menunjukkan bahwa pemahaman soal gizi bagi anak-anak masih sangat minim.

Netty pun menekankan pentingnya melakukan edukasi gizi yang lebih masif dan komprehensif di lingkungan sekolah dan keluarga.

“Permintaan itu jangan dilihat sebagai hal remeh atau lucu semata. Ini menunjukkan adanya kesenjangan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan makanan bergizi, terutama di kalangan anak-anak,” kata Netty, Selasa (5/8).

Sebelumnya, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat menyampaikan permintaannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar hamburger menjadi menu
MBG.

Pernyataan itu disampaikan oleh Lutfi bersama teman sebayanya di kelas VII SMP Negeri 25 Pontianak Utara setelah menikmati program makan bergizi gratis kurang lebih dua pekan terakhir.

Lutfi mengatakan, alasan burger diminta sebagai menu makan bergizi gratis, karena terdapat gizi yang tinggi, seperti sayur, daging dan roti.

Terkait alasan tersebut, Netty menjelaskan bahwa MBG merupakan program strategis Pemerintah dalam membangun generasi sehat dan produktif. Sehingga menu yang disajikan harus berdasarkan standar gizi seimbang, bukan mengikuti tren makanan cepat saji yang disukai anak-anak.

“Program MBG adalah investasi jangka panjang untuk memperbaiki kualitas SDM. Maka menu yang disajikan harus tinggi kandungan protein, serat, dan zat gizi mikro yang dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhan. Bukan makanan tinggi lemak, gula, dan garam seperti burger,” jelas Netty, dalam keterangannya dikutip astakom.com.

Oleh karena itu, Anggota Komisi Kesehatan DPR ini meminta Pemerintah untuk memperkuat pendidikan gizi sejak dini di sekolah. Netty menilai, anak-anak harus mengetahui kategori makanan sehat dan makanan kurang sehat.

“Edukasi sejak dini akan membentuk pola pikir dan kebiasaan makan yang sehat. Anak-anak harus tahu mengapa mereka butuh sayur, buah, protein hewani dan nabati, bukan sekadar makan enak dan viral di media sosial,” papar Legislator dari Dapil Jawa Barat VIII tersebut.

Selain pendidikan gizi, Netty juga mendorong peran aktif guru dan orang tua dalam mengarahkan pemahaman anak terkait makanan sehat. Ia mengingatkan, jangan sampai makna program makan bergizi gratis hanya diartikan sebagai makan gratis saja.

“Guru, orang tua, dan media memiliki peran penting dalam membentuk persepsi anak tentang makanan. Jangan biarkan makanan bergizi kalah oleh makanan bergengsi,” tegas Netty.

“Program ini jangan sampai berubah makna menjadi sekadar makan gratis. Kita harus pastikan bahwa program ini menjadi alat transformasi kebiasaan makan anak-anak Indonesia menuju pola makan sehat dan cerdas,” pungkasnya.

Feed Update

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...

Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Rencana Presiden...

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatera dan Kalimantan

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Hal itu...