Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Airlangga Pastikan Tarif Impor AS untuk Indonesia Paling Rendah di ASEAN

astakom, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, bahwa kesepakatan tarif impor sebesar 19 persen antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) merupakan yang paling rendah dibandingkan dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya.

“Angka itu sudah final dan binding. Kalau kita lihat, angka-angka itu adalah yang paling rendah dibandingkan dengan negara anggota ASEAN lainnya,” kata Airlangga usai menghadiri sosialisasi tarif AS bersama para asosiasi pengusaha di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (21/7), dikutip astakom.com.

Sebagai perbandingan, tarif impor yang diberlakukan AS terhadap produk asal Vietnam dan Filipina masing-masing mencapai 20 persen, Malaysia dan Brunei sebesar 25 persen, Kamboja dan Thailand 36 persen, serta Myanmar dan Laos hingga 40 persen.

Tidak hanya unggul di kawasan ASEAN, tarif impor Indonesia juga lebih kompetitif dibandingkan negara pesaing utama dalam ekspor tekstil dan produk tekstil. Bangladesh misalnya, yang dikenakan tarif 35 persen. Kemudian Sri Lanka 30 persen, Pakistan 29 persen, dan India 27 persen.

Terkait bea masuk 0 persen terhadap produk asal AS, Airlangga menjelaskan bahwa berdasarkan buku tarif Most Favoured Nation (MFN), saat ini terdapat 11.555 pos tarif atas produk AS. Dari jumlah tersebut, sekitar 12 persen sudah dikenakan tarif 0 persen dan 47 persen lainnya dikenakan bea masuk mendekati 5 persen.

“Jadi Amerika Serikat sebetulnya sudah dapat 60 persen (produknya) di bawah (tarif) 5 persen,” ujar Airlangga.

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia berencana memperluas cakupan produk asal AS yang mendapatkan bea masuk nol persen. Kebijakan ini mengikuti praktik yang telah diterapkan dalam perjanjian perdagangan komprehensif (CEPA) dengan berbagai negara mitra seperti ASEAN-China FTA, Uni Eropa, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Jepang.

“Maka Amerika Serikat kita perluas mayoritas menjadi nol persen, dan ini sudah kita berikan kepada CEPA yang lain. Apakah itu dengan ASEAN FTA, apakah itu dengan ASEAN-China FTA, kemudian juga dengan CEPA Uni Eropa, kemudian dengan Kanada, dengan Australia, Selandia Baru, dengan Jepang. Itu seluruhnya juga kita sudah memberikan mayoritas mendekati nol (persen),” jelasnya.

Masih Ada Ruang Negosiasi: Targetkan Tarif Nol Persen

Terpisah, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia masih melanjutkan proses negosiasi dengan AS.

Ia menyebut, Indonesia masih memiliki ruang untuk menurunkan tarif impor beberapa komoditas unggulan Indonesia hingga 0 persen.

“Ada beberapa produk komoditas kita yang sangat dibutuhkan oleh AS, tidak bisa diproduksi di sana, dan sangat andal jika diekspor dari Indonesia. Itu kita nego supaya tarifnya bisa 0 persen,” ujar Susiwijono.

Adapun beberapa komoditas unggulan yang diajukan untuk mendapatkan perlakuan tarif 0 persen antara lain, minyak sawit mentah (CPO), kopi, kakao, serta nikel.

Susiwijono menambahkan bahwa daftar produk yang dinegosiasikan cukup banyak dan memiliki daya saing tinggi, serta nilai strategis bagi pasar Amerika Serikat sehingga penurunan tarif hingga 0 persen masih sangat memungkinkan.

Feed Update

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...

Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Rencana Presiden...

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatera dan Kalimantan

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Hal itu...

Tetap Pantau Konflik Timur Tengah! Kemenpar Pastikan Wisata Indonesia Tetap Aman Buat Traveler

astakom.com, Jakarta – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang ikut dipantau pemerintah karena berpotensi memengaruhi mobilitas perjalanan global. Meski...