Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Mahfud MD Persilahkan Kejagung Lakukan Pencitraan, Asal Lewat Kerja Nyata dan Integritas

astakom.com, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menanggapi sinisnya komentar publik terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dalam mengusut tuntas kasus tata kelola minyak mentah di PT Pertamina (Persero), atau yang dikenal sebagai kasus Pertamax oplosan.

Masih banyak narasi publik yang memandang langkah penegakan Kejagung RI, yang dalam beberapa waktu belakangan ini membongkar kasus-kasus korupsi dengan kerugian negara hingga ratusan triliun sebagai bentuk ‘pencitraan’.

Padahal menurut Mahfud, pencitraan tidak selamanya mengandung makna yang buruk, selama pencitraan itu dilakukan melalui kerja nyata dan penuh integritas, bukan lewat gimik atau pencapaian semu.

Bahkan menurutnya, pencitraan dalam konteks penegakan hukum, merupakan hal yang wajar dan memang seharusnya dilakukan oleh lembaga penegak hukum untuk meningkatkan citra diri mereka, guna mendapatkan kembali kepercayaan publik yang hilang.

“Ada yang masih nyinyir, bilang bahwa ‘kejaksaan agung melakukan pencitraan’. Menurut saya tak apa-apa,” ucap Mahfud dalam unggahan di akun X pribadinya, dikutip astakom.com, Sabtu (12/7).

“Memang semua institusi dan pejabat harus melakukan pencitraan. Yakni bekerja dengan baik dan penuh integritas agar citra diri dan lembaganya menjadi baik dan kredibel,” sambungnya.

Diketahui, Kejagung baru-baru ini menetapkan 9 (sembilan) tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero) Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018–2023.

Penetapan tersangka dalam kasus yang dikenal publik sebagai kasus ‘Pertamax oplosan’ itu diumumkan pada Kamis (10/7). Dari 9 nama, salah satunya terselip nama Muhammad Riza Chalid (MRC) sebagai tersangka baru.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...