Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Fenomena “Italian Brainrot” Ketika Meme Absurd AI Menjadi Budaya Pop Baru

astakom, Jakarta – Media sosial global tengah dihantam gelombang meme absurd yang dijuluki “Italian Brainrot”, sebuah tren visual dan audio hasil kombinasi kecerdasan buatan (AI) dan imajinasi liar generasi Z.

Konten-konten ini menampilkan karakter tak masuk akal seperti hiu berkaki sepatu Nike hingga balerina berkepala cangkir cappuccino, yang justru menarik jutaan penonton karena sifatnya yang surreal dan menghibur.

Fenomena ini muncul pertama kali di TikTok dan Reddit pada awal 2025 dan dengan cepat menyebar ke Instagram, YouTube Shorts, dan bahkan forum-forum komunitas gamer. Ciri khas meme ini adalah karakter aneh hasil generate AI yang dibalut suara narator bergaya logat “Italia palsu” dan narasi berlebihan seperti opera.

Beberapa karakter yang paling dikenal publik antara lain:

  • Tralalero Tralala: seekor hiu berkaki tiga yang memakai sepatu Nike dan suka menari.
  • Bombardiro Crocodilo: buaya hibrida dengan pesawat tempur Perang Dunia II.
  • Ballerina Cappuccina: penari balet elegan dengan kepala berbentuk cangkir kopi berbuih.
  • Setiap video biasanya diberi narasi bombastis seperti:

“Tralalero Tralala tidak bisa dihentikan! Dia melintasi lautan Italia demi satu tujuan: MENARI!”

Meski terkesan konyol, fenomena “Italian Brainrot” bukan sekadar tren lucu. Beberapa ahli menyebut tren ini sebagai “simbol kebangkitan estetika absurd dalam budaya internet.”

Generasi Z saat ini tidak hanya mengonsumsi meme. Mereka menciptakan mitologi baru lewat absurditas. dan ini adalah bentuk pelarian dari dunia nyata yang makin kompleks.

Menurut laman Wikipedia dan analisis tren sosial dari Sendible, istilah “brainrot” sendiri berasal dari frasa populer yang berarti overdosis konten ringan yang menyebabkan “kerusakan mental sementara” bentuk kritik sekaligus perayaan atas internet yang semakin absurd.

Apa yang mendorong Trend ?

  • Kecanggihan AI generatif: Tools seperti DALL·E, Midjourney, dan ElevenLabs memungkinkan siapa saja menciptakan meme surreal dalam hitungan menit.
  • Psikologi digital pascapandemi: Setelah trauma global, masyarakat haus akan konten lucu, aneh, dan tak masuk akal sebagai hiburan ringan.
  • Efek algoritma TikTok & Reels: Semakin aneh dan tak terduga, semakin tinggi peluang viralnya.

Beberapa brand fashion streetwear dan minuman ringan sudah mulai menyisipkan karakter bergaya “brainrot” dalam kampanye pemasaran mereka, mencerminkan kecepatan adopsi tren ini ke dalam budaya mainstream.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...